Sampit, SAWIT INDONESIA – Komitmen Wilmar dalam mendukung pengembangan karakter generasi muda kembali diwujudkan melalui kegiatan kreatif bagi pelajar. Melalui Wilmar Central Kalimantan Project, perusahaan menggandeng International Women Peace Group (IWPG) menggelar lomba gambar bertema My Peace Story yang diikuti sekitar 120 siswa SD hingga SMA dari Sekolah Bina Bangsa di Sampit, Kalimantan Tengah.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Wilmar untuk menanamkan nilai-nilai empati, kepedulian, dan perdamaian kepada anak-anak melalui pendekatan seni yang edukatif dan menyenangkan.
Koordinator Women on Working Group (WoW) Wilmar Central Kalimantan Project, Sarimanah, mengatakan tema My Peace Story dipilih untuk mengajak para siswa mengekspresikan pandangan dan harapan mereka tentang kehidupan yang harmonis melalui karya gambar.
“Melalui tema My Peace Story, para peserta diajak menuangkan pandangan dan harapan mereka mengenai perdamaian, kepedulian, serta kehidupan yang harmonis dalam bentuk karya gambar,” ujar Sarimanah dalam keterangan resmi yang diterima redaksi sawitindonesia.com, pada (1 Juni 2026).
Menurutnya, Wilmar memandang pendidikan karakter sebagai bagian penting dalam membentuk generasi masa depan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial yang tinggi. “Seni menjadi salah satu media positif untuk membangun rasa saling memahami dan menghargai. Kami berharap para siswa dapat belajar mengekspresikan nilai-nilai empati, kepedulian, dan perdamaian sejak dini,” katanya.
Tak hanya menjadi ajang pengembangan kreativitas, lomba ini juga membuka kesempatan bagi para peserta untuk tampil di panggung internasional. Karya-karya yang masuk dinilai oleh dewan juri yang terdiri dari para ahli gambar serta perwakilan juri dari Korea Selatan. Para pemenang akan mengikuti seleksi lanjutan di Jakarta sebelum berkompetisi pada tingkat internasional di Korea Selatan.
Sarimanah berharap kolaborasi antara Wilmar, IWPG, dan pihak sekolah dapat terus berlanjut dalam menciptakan lingkungan belajar yang mendukung tumbuhnya karakter positif generasi muda.
“Kami berharap kolaborasi bersama IWPG dan pihak sekolah dapat terus mendorong terciptanya lingkungan belajar yang mendukung pengembangan karakter generasi muda secara positif dan berkelanjutan,” ujarnya.
Pihak Sekolah Bina Bangsa menyambut baik kegiatan tersebut karena memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan kreativitas sekaligus memperkuat nilai sosial dan emosional melalui aktivitas yang menyenangkan.
Melalui kegiatan ini, Wilmar tidak hanya mendukung pengembangan bakat seni siswa, tetapi juga berkontribusi dalam membentuk generasi muda yang kreatif, peduli, dan menjunjung tinggi nilai-nilai perdamaian.














