• Minggu, 4 Oktober 2026
Berita Terbaru

Walikota Subulussalam Lepas 42 Mahasiswa Peraih Beasiswa Sawit BPDP

Subulussalam, SAWIT INDONESIA – Wali Kota Subulussalam, H. Rasyid, secara resmi melepas 42 mahasiswa asal daerah tersebut yang meraih Beasiswa SDM Sawit Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP).

“Kami mendukung dan mengucapkan apresiasi kepada anak-anak penerima beasiswa sawit BPDP. Program sumber daya manusia sangatlah penting. Pesan saya bukan hanya mencari gelar melainkan mencari ilmu,” ujarnya dalam pelepasan yang berlangsung penuh haru ini digelar di Pendopo Wali Kota pada Minggu (13/9/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah, sejumlah kepala dinas, Kepala Cabang Dinas (Kacabdin), para camat, serta orang tua para mahasiswa yang akan segera diberangkatkan ke berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap dunia pendidikan, Wali Kota H. Rasyid juga memberikan uang saku secara langsung kepada seluruh mahasiswa yang akan berangkat.

Dalam sambutannya, Ketua Bidang Sarana dan Prasarana DPP APKASINDO, Ir. Netap Ginting, menyampaikan ucapan selamat kepada para penerima beasiswa. Ia memaparkan bahwa pada tahun ini terdapat 5.000 anak petani sawit di seluruh Indonesia yang dinyatakan lulus seleksi dan akan menempuh pendidikan di 47 kampus mitra.

"Selamat dan sukses kepada anak-anak petani yang telah lulus Beasiswa SDM Sawit BPDP. Khusus untuk 42 mahasiswa dari Kota Subulussalam, manfaatkan kesempatan emas ini dengan belajar sungguh-sungguh karena seluruh biaya pendidikan ditanggung 100 persen oleh BPDP," ujar Netap.

Ia juga menyampaikan harapan agar pemerintah dapat meningkatkan kuota beasiswa secara nasional dari 5.000 menjadi 6.000 penerima pada tahun-tahun mendatang.

Peningkatan kuota ini diharapkan mampu membuka peluang yang lebih luas bagi putra-putri daerah Subulussalam untuk mengenyam pendidikan tinggi.

‘Jadi program beasiswa ini menjadi momentum penting dan membanggakan bagi Pemerintah Kota Subulussalam bersama para keluarga mahasiswa dalam upaya bersama meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah,” pungkas Netap.

Artikel Terkait