• Kamis, 8 Oktober 2026
Berita Terbaru

Unilever Global Jadikan KEK Sei Mangkei Sebagai Salah Satu Pusat Rantai Pasok Global

Jakarta, SAWIT INDONESIA - Unilever Global akan menjadikan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei di Sumatera Utara sebagai salah satu pusat rantai pasok global (global value chain). Proyek tersebut dijadwalkan memulai pembangunan (groundbreaking) pada Agustus 2026 sebagai bagian dari realisasi investasi perusahaan di Indonesia.

Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian sekaligus Ketua Tim Pelaksana Dewan Nasional KEK, Susiwijono Moegiarso, mengatakan peletakan batu pertama proyek tersebut akan dilakukan bulan depan dan direncanakan diresmikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

“Unilever Global akan menjadikan Sei Mangkei sebagai hub untuk global value chain-nya. Bulan depan sudah akan groundbreaking, riil itu. Betul-betul realisasi investasi, bukan hanya komitmen,” ujar Susiwijono di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Senin (6/7/2026).

Menurut Susiwijono, keputusan Unilever Global memilih KEK Sei Mangkei tidak terlepas dari posisi strategis kawasan tersebut sebagai pusat industri hilirisasi yang berada di jalur perdagangan internasional Selat Malaka.

“Jadi sudah bagus posisinya sehingga dipercaya oleh grup Unilever Global menjadi salah satu titik global value chain-nya,” katanya.

Sejak ditetapkan pada 2012 hingga triwulan I-2026, KEK Sei Mangkei telah mencatat realisasi investasi kumulatif sebesar Rp 31,8 triliun dan menyerap 14.689 tenaga kerja. Capaian tersebut memperkuat peran KEK Sei Mangkei sebagai salah satu pusat pertumbuhan industri berbasis hilirisasi di Indonesia.

Berlokasi di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, KEK Sei Mangkei dikembangkan sebagai pusat industri pengolahan kelapa sawit dan karet hilir berskala besar dengan dukungan sektor logistik dan pariwisata. Kawasan seluas 2.002,7 hektare itu juga terbuka bagi pengembangan berbagai industri hilir bernilai tambah tinggi.

Dari sisi infrastruktur, KEK Sei Mangkei didukung akses yang terhubung dengan Jalan Lintas Sumatera, berjarak sekitar 40 kilometer dari Pelabuhan Kuala Tanjung, serta sekitar 110 kilometer dari Bandara Internasional Kualanamu. Lokasi tersebut dinilai memberikan keunggulan logistik untuk mendukung aktivitas ekspor dan rantai pasok global.

Sumber: investor.id

Artikel Terkait