• Jumat, 25 September 2026
Berita Terbaru

Tumbuh Bersama Masyarakat, PalmCo Kucurkan Dana TJSL Sebesar Rp26,67 Miliar

Jakarta, SAWIT INDONESIA – Aksi Pencurian Tandan Buah Segar (TBS) di kawasan perkebunan kelapa sawit bukan saja berdampak kepada hilangnya komoditas dari kebun. Melainkan juga akan berakibat bagi hasil jerih payah petani, menghilangkan potensi penghasilan pekerja dan karyawan perkebunan, serta menimbulkan kerugian terhadap aset negara. Apabila dilakukan secara berulang, terorganisasi, dan sistematis, dampaknya dapat mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat yang menggantungkan hidup dari sektor perkebunan.

Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, mengatakan penguatan hubungan dengan masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan operasional perusahaan, dengan menciptakan manfaat ekonomi sekaligus membangun kesadaran bersama untuk menjaga aset perkebunan.

“Bagi kami, salah satu hal terpenting adalah keberadaan perusahaan memberikan manfaat serta membuka ruang bagi masyarakat sekitar untuk tumbuh bersama. Karena itu, kami memperkuat program TJSL dan pemberdayaan ekonomi masyarakat, sekaligus membangun komunikasi dan sinergi dengan masyarakat di sekitar kebun,” ujar Jatmiko.

Untuk mengantisipasi dan mencegah tindakan tersebut, PTPN IV PalmCo terus memperkuat peran sosialnya di tengah masyarakat sekitar wilayah operasional perkebunan. Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), perusahaan tidak hanya menyalurkan bantuan sosial, tetapi juga mendorong peningkatan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat sebagai bagian dari upaya membangun hubungan yang harmonis dan produktif di sekitar areal perkebunan.

Hingga Agustus 2026, PTPN IV PalmCo telah merealisasikan pendanaan program TJSL sebesar Rp26,67 miliar, dengan lebih dari 64% alokasinya diarahkan untuk pembangunan fasilitas dan pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Program tersebut mencakup berbagai bidang, mulai dari pengembangan ekonomi masyarakat, pendidikan, kesehatan, pembangunan fasilitas sosial dan keagamaan, hingga pemberdayaan pelaku usaha lokal antara lain membina enam Industri Kecil dan Menengah (IKM) di wilayah Sumatera Utara dan Riau melalui program TJSL.

Hingga Juni 2026, PTPN IV PalmCo telah memberikan bantuan kepada lebih dari 1.000 anak yatim dan dhuafa serta mendukung perbaikan 16 rumah ibadah dan mushala di berbagai wilayah operasional perusahaan.Pendekatan ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan agar keberadaan perkebunan memberikan manfaat ekonomi dan sosial yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat sekitar.

Dukungan tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan produktivitas dan kapasitas usaha, tetapi juga memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat serta menciptakan aktivitas usaha lokal yang berkelanjutan di sekitar wilayah operasional perusahaan.

“Ketika masyarakat memiliki akses terhadap kegiatan ekonomi dan merasakan manfaat dari keberadaan perusahaan, kami berharap tumbuh rasa memiliki untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan aset perkebunan,” pungkasnya.

Artikel Terkait