Peningkatan produktivitas perkebunan kelapa sawit menjadi fokus perhatian para pemangku kepentingan di sektor andalan ekspor non migas Indonesia ini. Dengan kontribusi penerimaan devisa negara tidak kurang sebesar Rp600 triiliun pada 2023, sektor ini menjadi tumpuan di masa depan. Karena itu, dukungan peralatan mulai alat ringan sampai alat berat berperan signifikan dalam peningkatan produktivitas perkebunan kelapa sawit.
Beberapa peralatan penting yang dibutuhkan perkebunan kelapa sawit antara lain Excavator KE75 yang disediakan oleh PT Kotrack Machinery Indonesia (KMI) untuk perkebunan kelapa sawit di Indonesia.
Wahyu Hadi Sasongko Product Manager PT Kotrack Machinery Indonesia menjelaskan bahwa excavator tipe ini memiliki kapasitas mesin sebesar 46,3 kW di 2200 RPM dengan jangkauan gali maksimum 6,3 meter, kedalaman gali maksimum sepanjang 4,1 meter, daya gali bucket 56 kN dan daya rengkuh lengan sebesar 38 kN.
“Bukan hanya untuk pemeliharaan lahan sawit, excavator KE75 juga bisa digunakan oleh pengusaha sawit untuk replanting serta membuka lahan, baik itu lahan tidur maupun alih fungsi lahan,” ujarnya, Jumat (18/10/2024).
Wahyu Hadi Sasongko menambahkan, keistimewaan dan keunggulan produk ini dibandingkan produk lain yaitu excavator KE75 memiliki keunggulan dari sisi tenaga yang besar berkat mesin Yanmar 4TNV98. Dengan kombinasi main pump yang power full, membuat excavator KE75 sangat lincah dengan kombinasi pekerjaan yang multi fungsi. Excavator KE75 juga memiliki under carriage yang tahan lama sehingga dapat mereduce cost pengguna dari segi perawatan. Menurutnya, perusahaannya telah memasarkan produk Excavator KE75 ke industri sawit sejak 2022.
Di samping itu, keunggulan excavator ini yakni memiliki hemat bahan bakar. “Excavator KE75 ditenagai oleh mesin Yanmar 4TNV98 yang terkenal hemat bahan bakar dan bandel, sehingga pengguna bisa menghemat operasional dan dipermudah dalam segi perawatan,” ucapnya.
Dalam pengalamnnya sendiri, Wahyu mengungkapkan jika konsumen atau pelaku industri sawit sangat membutuhkan excavator yang hemat bahan bakar namun tetap bertenaga. Lalu pengguna membutuhkan excavator yang sangat mudah dalam perawatan dan mudah dalam mencari sparepart baik dari distributor maupun dari supplier lokal, serta ketersediaan tenaga teknisi untuk layanan purnajual.
“Dengan demand tersebut, Kotrack berkomitmen untuk selalu menjaga ketersediaan sparepart agar konsumen merasa aman, serta PT KMI akan selalu mengembangkan bisnis di setiap daerah untuk menjamin layanan purnajual sampai kepelosok,” ungkapnya.
Menurut Wahyu Hadi Sasongko, nilai tambah yang diperoleh pelaku industri sawit dengan menggunakan produk Excavator KE75 adalah pelaku usaha bisa mendapatkan keunggulan-keunggulan yang dimiliki oleh Excavator KE75 namun dengan harga yang terjangkau, ditambah lagi PT KMI sudah bekerjasama dengan berbagai perusahaan pembiayaan untuk mempermudah pembelian Excavator KE75.
Agar durabilitas produk ini tetap terjaga, pihaknya selalu mengingatkan untuk selalu menjaga dengan cara perawatan berkala secara rutin dan menggunakan sparepart genuine.
Lebih lanjut, Wahyu mengatakan bahwa permintaan industri sawit terhadap produk Excavator KE75 yang di pasarkan di industri sawit cukup mendapat responpositif. Menurutnya, semenjak Excavator KE75 merambah ke industry sawit, banyak pelaku industri sawit tertarik untuk menggunakan produk ini setelah melihat kualitas dan performa excavator KE75, ditambah lagi dengan harga yang terjangkau dan kemudahan dalam pembayaran, membuat pelaku indutri sawit tidak ragu untuk membeli excavator KE75.
“Excavator KE75 memiliki permintaan pasar yang tinggi di industri sawit, khususnya di daerah Sumatera Bagian Selatan, Kalimantan Timur, dan Sebagian besar Sulawesi dimana daerah tersebut termasuk penghasi lsawit terbesar di Indonesia,” urai Wahyu.
Dia juga memastikan layanan purnajual yang diberikan kepada konsumen terjaga. Sebab, kata dia, KMI berkomitmen untuk selalu menjaga ketersediaan sparepart dan teknisi untuk membantu dan memberikan support kepada seluruh pengguna produk KMI, serta memberikan layanan respon 1 x 24 Jam kepada para konsumen dalam segala hal yang berkenaan dengan produk Kotrack.
(Selengkapnya dapat dibaca di Majalah Sawit indonesia, Edisi 156)














