• Sabtu, 3 Oktober 2026
Sajian Utama

Triputra Agro Persada Terima Sawit Indonesia Award 2025 atas Komitmen Perkebunan Hijau

PT Triputra Agro Persada Tbk meraih penghargaan Sawit Indonesia Award (SIA) 2025 kategori Komitmen Pengelolaan Perkebunan Hijau dan Berkelanjutan. Penghargaan tersebut diserahkan dalam ajang Sawit Indonesia Award 2025 yang digelar di Jakarta, Selasa (16 Desember 2025).

Penghargaan ini menjadi pengakuan atas konsistensi emiten berkode TAPG dalam menerapkan praktik perkebunan berkelanjutan yang terintegrasi melalui berbagai inisiatif di bawah program TAP untuk Negeri, yang mencakup aspek infrastruktur, pendidikan, Kesehatan, lingkungan, sosial, dan ekonomi.

Komitmen keberlanjutan tersebut salah satunya diwujudkan oleh anak usaha TAPG, PT Sukses Karya Mandiri (SKM), melalui pengoperasian Pembangkit Listrik Tenaga Biogas (PLTBg) serta pengembangan kemitraan dengan petani plasma di sekitar wilayah operasional.

Pembangunan fasilitas biogas merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk mengelola produk sampingan berupa palm oil mill effluent (POME) dari pabrik kelapa sawit secara bertanggung jawab sekaligus mendukung transisi energi bersih.

PLTBg SKM memiliki kapasitas terpasang 2 megawatt (MW) dan seluruh energi yang dihasilkan digunakan untuk mendukung operasional Kernel Crushing Plant (KCP), fasilitas pengolahan inti sawit yang memproduksi palm kernel oil (PKO) dan palm kernel expeller (PKE).

Pemanfaatan energi terbarukan ini dinilai berkontribusi signifikan dalam menurunkan emisi gas rumah kaca sekaligus meningkatkan efisiensi biaya operasional perusahaan.

Selain aspek lingkungan, TAPG melalui PT SKM juga memperkuat pemberdayaan petani plasma melalui skema kemitraan berbasis koperasi. Salah satunya dijalankan melalui Koperasi Jati Sejahtera, yang menaungi sekitar 244 petani plasma dengan total luas perkebunan 290,18 hektare.

Skema koperasi satu atap tersebut memungkinkan hubungan yang terintegrasi antara perusahaan sebagai inti dan petani sebagai plasma. Dalam pola ini, perusahaan menghubungkan petani dengan akses pembiayaan, bibit unggul, pupuk, pendampingan teknis, serta fasilitas pengolahan dan pemasaran, sementara petani menyediakan lahan.

Inisiatif pengelolaan POME menjadi energi dan penguatan kemitraan plasma tersebut merupakan bagian dari pendekatan menyeluruh TAP untuk Negeri, yang dirancang untuk mengelola dampak lingkungan sekaligus memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Ketua Pelaksana 4th Sawit Indonesia Award 2025 Qayuum menjelaskan penghargaan kepada Triputra Agro Persada berdasarkan kepada tiga indicator penilaian yaitu Komunikasi, Dedikasi, dan Keberlanjutan. Perusahaan memiliki program jelas dan nyata untuk mewujudkan perkebunan hijau dan ramah lingkungan sesuai 3P (Planet, People, Properity).

“Melalui penghargaan ini, pelaku industri dapat belajar dan menjadikan Triputra Agro Persada sebagai salah satu rujukan dalam Pembangunan perkebunan hijau,” kata Qayuum.

Penghargaan Sawit Indonesia Award 2025 ini sekaligus mempertegas posisi Triputra Agro Persada sebagai pelaku industri sawit yang aktif mendorong praktik perkebunan hijau dan berkelanjutan di tengah meningkatnya tuntutan global terhadap aspek lingkungan dan sosial.

Artikel Terkait