• Senin, 28 September 2026
Tata Kelola

Transformasi Ekonomi Masyarakat Bersama Bumitama

PT Bumitama Gunajaya Agro (BGA) meluncurkan program inovatif Desa Berdaya sebagai bagian dari komitmen perusahaan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal. Program ini berfokus pada pengembangan ekonomi produktif melalui pemberdayaan masyarakat di sekitar area perkebunan.

Head of CSR BGA Rizki Munadhil menjelaskan bahwa program ini dilatar belakangi oleh adanya kesenjangan sosial-ekonomi serta potensi konflik di masyarakat. "Kami mentransformasikan peran CSR dengan strategi 'kolam', di mana kami tidak hanya memberi ikan, tapi juga mengajari cara memancing hingga menunjukkan kolam yang tepat sebagai peluang ekonomi yang dapat dimanfaatkan masyarakat secara mandiri," ujar Rizki.

Strategi ‘kolam’ sendiri merupakan inovasi perusahaan untuk mengaktualisasikan peran CSR, dimana bukan hanya mewadahi ekspektasi stakeholder tapi juga menjadi langkah efektif dalam mendorong keberlanjutan masyarakat sekitar.

Didorong oleh kesadaran sosial yang diwujudkan melalui Bumitama Berdaya (Beri Dukungan dan Upaya), Bumitama berkomitmen untuk memberikan kontribusi terhadap kesejahteraan dan kemandirian masyarakat dengan membawa misi transformasi Desa Berdaya melalui inisiatif KOLEGA Ekonomi Produktif.

KOLEGA (Komunitas Lingkungan Eksternal Binaan BGA) adalah wujud komitmen perusahaan untuk membangun hubungan yang saling menguntungkan dengan masyarakat desa di sekitar wilayah operasional. Didalam inisiatif KOLEGA Ekonomi Produktif,terdapat berbagai program CSR yang bertujuan mengembangkan usaha di berbagai sektor seperti pertanian, peternakan, perikanan, dan UMKM.

Berdasarkan studi kelayakan, inisiatif ini berpotensi menyerap hingga 23 miliar Rupiah per tahun dari kebutuhan internal BGA. Hingga saat ini, BGA telah membina 43 kelompok usaha, dengan 55% peserta merupakan warga lokal suku Dayak dan Melayu.

Program Desa Berdaya mencakup tiga kegiatan utama yang saling terkait dan dirancang untuk membangun ekosistem pendukung kemandirian ekonomi berkelanjutan masyarakat lokal.

Kegiatan Pertama, Sekolah Desa Berdaya berfungsi sebagai pusat pelatihan teknik budidaya yang menyediakan keterampilan usaha bagi masyarakat sekitar yang diharapkan dapat berkembang menjadi pelaku usaha mandiri.

Sekolah Desa Berdaya berlokasi di Kalimantan Barat tepatnya di Brajang Learning Centre, yang juga merupakan tempat implementasi Bumitama Biodiversity & Community Project (BBCP). Berada dekat dengan kawasan konservasi, BGA melengkapi kebutuhan pembelajaran bagi masyarakat ini dengan pembangunan nursery aneka tanaman, kebun buah, gedung kelas serta berbagai media praktek lainnya seperti hortikultura, perikanan, peternakan dan praktek kerajinan UMKM. Sebesar 70% kurikulum yang diberikan menggunakan media praktek dan terkait dengan penerapan Good Agriculture Practice (GAP), diversifikasi mata pencaharian, pengajaran terkait iklim, konservasi dan penanggulangan kebakaran.

(Selengkapnya dapat dibaca di Majalah Sawit Indonesia, Edisi 153)

Artikel Terkait