• Kamis, 1 Oktober 2026
Berita Terbaru

Tingkatkan Manajerial dan Administrasi Keuangan, Petani Sawit Dilatih Oleh IPB Training Didukung BPDPKS dan Ditjenbun

Palembang, SAWIT INDONESIA – Sebagai upaya meningkatkan kompetensi dalam hal kemampuan manajerial dan administrasi keuangan pada kelembagaan petani, sumberdaya manusia (SDM) petani sawit perlu ditingkatkan.

Upaya inilah yang tengah dilakukan pemerintah melalui pelatihan petani sawit sebagai implementasi program pengembangan SDM Perkebunan Kelapa Sawit (SDMPKS), dari Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) dan Ditjen Perkebunan (Ditjenbun) yang diadakan salah satunya lembaga pelatihan, IPB Training.

Kali ini, pelatihan dengan modul Manajemen dan Administrasi Keuangan diikuti 61 orang (petani sawit) dari Kabupaten Lahat dan Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan. Yang diadakan selama empat hari (9 – 12 Juli 2024), di salah satu hotel di Palembang – Sumatera Selatan (Sumsel).

Dalam pelaksanaannya IPB Training menghadirkan empat trainer yang ahli di bidangnya di antaranya Dr. Ir. Dwi Rachmina, MSi, Hastuti, S.P, M.Si, Farida Ratna Dewi, SE, MM, ME, AWP, dan Tursina Andita Putri, MSi.

Lead Trainer dan Dosen Agribisnis Fakultas Ekonomi dan Manajemen, IPB, Dr. Ir. Dwi Rachmina, MSimenyampaikan salah satu kelemahan UMKM Indonesia, termasuk petani, adalah masalah SDM dan akses permodalan.

“Kedua hal ini saling berkaitan. Jika SDM mampu, otomatis dapat mengakses permodalan. Dengan pelatihan ini, diharapkan petani sawit menjadi lebih kompeten dan mampu mengakses permodalan dengan baik," ujarnya, saat menyampaikan sambutan, pada acara pembukaan Pelatihan Petani Sawit, pada Selasa (9 Juli 2024), dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi sawitindonesia.com.

Senada dengan yang disampaikan Dr. Ir. Dwi Rachmina, MSi. Dalam sambutannya, Eva Lizarmi, sebagai Ketua Sekretariat Tim Pengembangan Sumber Daya Manusia Perkebunan Kelapa Sawit Ditjen Perkebunan mengatakan bahwa perkebunan rakyat kedepan akan menggunakan ISPO sehingga menjadi tuntutan bagi petani untuk memiliki pencatatan keuangan yang baik agar bisa menjadi modal ISPO.

“Oleh karenanya, pelatihan manajemen dan administrasi keuangan ini lah jadi bekal peningkatan kompetensi petani. Bukan hanya itu, beliau menambahkan bahwa BPDPKS sangat membuka peluang pendanaan program kegiatan petani dengan mengirimkan proposal melalui lembaga kelompok tani, koperasi atau KUD. Sehingga dalam materi pembuatan proposal, silakan petani dapat menyimak dengan baik,” katanya.

Apresiasi dari pemerintah setempat

Pelatihan petani sawit yang kali ini diikuti petani sawit dari dua kabupaten di Sumatera Selatan, yang diadakan IPB Training disambut baik oleh pemerintah provinsi setempat.

Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Selatan, Ir Agus Darma, M.Si mengutarakan pihaknya mengapresiasi dan terima kasih kepada BPDPKS, Ditjenbun yang telah mendukung pelatihan petani sawit yang diadakan IPB Training.

“Pada pelatihan kali ini pelatihan difokuskan pada Manajemen dan Administrasi Keuangan. Saya sangat berharap kepada peserta agar dapat mengikuti pelatihan dengan baik dan mengambil ilmu dan pengalaman sebanyak-banyaknya dari tim narasumber IPB Training, katanya.

“Setidaknya ada tiga kunci utama dalam dunia sawit ini yaitu, Resiliensi, Akselerasi, dan Edukasi. Salah satu kegiatan edukasi ini adalah pelatihan. Tujuan dari pelatihan tak lain untuk meningkatkan SDM pekebun sawit. Karena dalam pelatihan ini akan diberikan bagaimana tata kelola keuangan yang baik dalam suatu organisasi, dengan tata kelola keuangan yang baik nantinya diharapkan tidak akan meninggalkan residu hukum,” imbuh Agus Darwa.

“Bapak-Ibu petani sawit ini sudah menyumbang pendapatan daerah dan nasional hampir 500 Triliun per tahun. Dana tersebut nantinya akan dikembalikan lagi ke Rakyat dan salah satunya dengan program pelatihan ini,” tegasnya.

Lebih lanjut, Agus Darwa menambahkan pelatihan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah Sumatera Selatan untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan petani sawit mengenai manajemen dan administrasi keuangan.

“Sehingga diharapkan para peserta dapat serius mengikuti kegiatan dengan baik sehingga nantinya bisa menyebarluaskan informasi ini kepada petani lainnya di Sumatera Selatan. Agar semakin banyak yang menyadari pentingnya pengelolaan keuangan yang baik dalam kelembagaan koperasi,” sambungnya.

Terkait dengan pelaksanaan pelatihan petani sawit yang diadakan IPB Training, Ketua Tim Bidang Kelembagaan dan Ketenagaan Pelatihan, Pusat Pelatihan Pertanian BPPSDMP Kementerian Pertanian Dr. M. Apuk Ismane mengungkapkan IPB Training merupakan salah satu lembaga pelatihan yang sudah terakreditasi dalam hal pelatihan.

“Sehingga, kami berharap pelatihan ini benar-benar dapat meningkatkan keterampilan dan kemandirian petani dalam mengelola (manajemen dan administrasi keuangan) pada kelembagaan petani,” ungkapnya.

Artikel Terkait