Berita Terbaru
Tingkatkan Literasi Digital, AKPY-Stiper Serahkan Laptop pada Mahasiswa
JAKARTA, SAWIT INDONESIA - AKPY-Stiper menyerahkan komputer jinjing - biasa disebut Laptop - dalam rangka meningkatkan literasi digital kepada mahasiswanya. Penyerahan laptop dilakukan secara simbolis pada Sabtu lalu (18 Desember 2021).
Perangkat ini diberikan dengan harapan mahasiswa dapat memanfaatkan atau menggunakan dengan bijak dalam mengakses informasi dan komunikasi.
Pasalnya, literasi digital berkaitan dengan kemampuan penggunanya. Kemampuan untuk menggunakan teknologi agar menciptakan interaksi dan komunikasi yang positif, khususnya dalam mendukung pembelajaran. Hal tersebut disampaikan, Direktur AKPY-Stiper, Dr. Sri Gunawan, SP, MP saat dihubungi melalui sambungan seluler, pada Selasa (21 Desember 2021).
Dijelaskan Sri Gunawan, tahun lalu mahasiswa dibekali gadget untuk mendukung pembelajaran blended learning.
“Konsep blended learning diimplementasikan menggabungkan strategi tatap muka di ruang kelas dan pembelajaran jarak jauh atau daring (online). Penerapan pembelajaran inovatif untuk meningkatkan keberhasilan peserta didik, terutama di masa pandemi Covid-19,” jelasnya.
Selanjutnya, ia menambahkan di tahun ini, mahasiswa diberi Laptop untuk mendukung pembelajaran e-learning karena pembelajaran sudah tatap muka. Tujuannya, agar mahasiswa lebih akrab dengan teknologi digital. Minimal dengan memanfaatkan Laptop, mahasiswa bisa belajar mengoperasikan Microsoft Office (word, excel dan power point). Ini menjadi bekal bagi mahasiswa kelak terjun di dunia kerja.
“Di era teknologi digital mahasiswa diwajibkan untuk lebih bisa menggunakan dan memanfaatkan komputer (laptop) dan jaringan internet untuk mendukung dan memudahkan literasi digital. Jadi, lulusan AKPY-Stiper menjadi memiliki kemampuan sebagai Mandor tetapi berpengetahuan seperti Asisten Kebun (Askeb),” imbuh Sri Gunawan.
Untuk mendukung pembelajaran Kultur Teknis Kebun, di dalam Laptop tersebut disematkan file (materi-materi) pendukung sehingga memudahkan mahasiswa untuk belajar. Untuk mendapat pengetahuan lainnya, bisa mencari dengan berselancar memanfaatkan jaringan internet. “Berbeda dengan mahasiswa dulu, untuk mendapatkan materi-materi perkuliahan harus ke perpustakaan. Tetapi mahasiswa sekarang sudah dimudahkan dengan teknologi, tingggal mau memanfaatkan atau tidak,” kata Sri Gunawan.
Seperti diketahui, mahasiswa AKPY-Stiper adalah mahasiswa program Diploma I yang nantinya bekerja di perusahaan sawit dan Koperasi Sawit, sebagai Mandor. Dengan komposisi pembelajaran 60% praktek dan 40% teori dan waktu yang relatif singkat namun beban materi yang cukup padat maka dibutuhkan perangkat pendukung untuk pembelajaran.
“Pemberian Laptop pada mahasiswa adalah untuk mendukung pembelajaran dan mengenalkan serta memanfaatkan teknologi digital yang saat ini disebut literasi digital,” pungkas pria yang terpilih sebagai salah satu Tokoh Sawit 2021 bidang SDM dan Pendidikan.














