• Jumat, 9 Oktober 2026
Berita Terbaru

Kunjungan Lapang Ke Koperasi Produsen Tunas Muda, 181 Peserta Dari 4 Kabupaten Di Riau, Dapatkan Pencerahan Dan Inspirasi Untuk Harga TBS Dan Pendapatan Terbaik, Program Pelatihan dariI BPDP – DITJENBUN – BPI

SAWIT INDONESIA - Pada hari rabu tanggal 24 Juni 2026, 6 kelas rombongan pelatihan panen dan pasca panen bergerak dari hotel Furaya, Pekanbaru menuju Koperasi Produsen Tunas Muda di Desa Teluk Merbau, Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak, Riau. Rombongan ini adalah peserta yang berasal dari Kabupaten Kuantan Singingi (2 kelas), Kabupaten Bengkalis (1 kelas), Kabupaten Indragiri Hilir (1 kelas) dan Kabupaten Rokan Hilir (2 kelas). Sebanyak 181 orang peserta mengikuti pelatihan Panen dan Pasca Panen dalam rangka program pengembangan sumberdaya manusia Perkebunan 2026, Kerjasama dari BPDP (Badan Pengelola Dana Perkebunan) – Ditjenbun (Direktorat Jenderal Perkebunan) dan (BPI) Best Planter Indonesia.

Pelatihan yang berlangsung selama 5 hari ini, mulai tanggal 22 – 26 Juni 2026 ditargetkan mencapai outcome peningkatan produksi pekebun melalui minimalisasi losses buah dan brondolan, serta peningkatan harga jual TBS (tandan buah segar) melalui peningkatan kualitas TBS yang dipanen dan harga jual TBS sesuai ketentuan Disbun melalui pola kemitraan antara pekebun dengan pabrik kelapa sawit (PKS).

Koperasi Produsen Tunas Muda dipilih menjadi tempat kunjungan lapang dengan beberapa pertimbangan yang matang dari BPI. Setelah mengikui program PSR (Peremajaan Sawit Rakyat) tahun 2022 seluas 250 Ha dari total luasan koperasi 821 Ha, Koperasi tetap memilih pola Kerjasama plasma dengan Perusahaan PTPN 4 Regional 3. Pemilihan pola Kerjasama plasma setelah replanting ini tentunya sudah dipikirkan dan dibahas secara matang dengan anggota koperasi sampai akhirnya didapatkan kata sepakat.

Salahsatu pertimbangan besar saat replanting adalah kehilangan sumber pendapatan dari sawit. Penguhulu atau Kepala Desa Teluk Merbau (Bapak Rudi, SPd.) menyampaikan bahwa desa mendukung sepenuhnya program replanting ini, beliau meminta warganya untuk bersabar dan mengencangkan ikat pinggal selama proses replanting. Jika ditunda lagi replantingnya, maka kedepan kondisinya akan semakin sulit. Alhamdulillah, dengan usaha dari anggota koperasi dan bimbingan dari Perusahaan mitra, pada usia 26 bulan (2 tahun lebih 2 bulan) sudah mulai panen perdana dengan hasil 16 ton/ha. Pada usia 4 tahun (TM1) tahun 2025, pencapaian produksi mencapai 21 ton/ha/tahun.

Untuk harga TBS, Koperasi Produsen Tunas Muda mendapatkan harga terbaik sesuai harga Disbun, berkisar 3.400 – 3.700. Harga disbun ini diupdate 1 minggu sekali melalui rapat penetapan harga TBS yang diikuti oleh Dinas Perkebunan Provinsi, Dinas Perkebunan Kabupaten, pabrik kelapa sawit Perusahaan, perwakilan koperasi atau kelompok tani, asosiasi pekebun, asosiasi pengusaha sawit. Petani mitra mendapatkan harga beli TBS dibawah harga pekebun plasma, dan pekebun swadaya atau mandiri mendapatkan harga beli TBS dibawah harga pekebun mitra.

Faktor berikutnya yang disampaikan saat kunjungan lapang terkait losses atau kehilangan buah saat proses panen dan pasca panen. Di Koperasi Produsen Tunas Muda menggunakan pusingan panen 10 hari, artinya panen selang 10 hari atau 3x sebulan. Hal ini berbeda dengan kebiasaan dikebun mandiri atau swadaya yang panen 14 – 15 hari sekali atau 2x sebulan. Ketika ditanya ke pengurus Koperasi, mereka menjawab pusingan jadi 10 hari sekali untuk mengurangi waktu pengutipan brondolan, dan antisipasi agar semua brondol bisa terkutib tuntas.

Selain perbaikan dipusingan panen, Koperasi Produsen Tunas Muda juga melakukan iuran insfrastruktur yang dipotong setiap kali penjualan TBS. Jumlah tandan, berat tandan, hasil penjualan, potongan – potongan bisa diakses langsung oleh anggota koperasi melalui platform digital yang dikembangkan koperasi. Adanya transparansi dan keterbukaan dalam penghasilan dan potongan ini menjadikan pengelolaan koperasi lebih professional dan hubungan antar anggota lebih harmonis.

Dengan kunjungan lapang ini, 181 orang peserta pelatihan Panen dan Pasca Panen yang diselenggarakan oleh Best Planter Indonesia mendapatkan pencerahan dan inspirasi untuk harga TBS dan pendapatan terbaik.

Artikel Terkait