• Jumat, 9 Oktober 2026
Berita Terbaru

Tiga Provinsi Sentra Sawit Alami Penurunan Harga TBS di Minggu Pertama September 2025

Jakarta, SAWIT INDONESIA – Baru memasuki minggu pertama September 2025, harga TBS (Tandan Buah Segar) sawit mengalami penurunan serentak di tiga provinsi terbesar penghasil sawit yaitu Riau, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Faktor utama longsornya harga TBS disebabkan terpangkasnya harga CPO dan kernel sebagai rujukan harga. Kondisi ini diamini oleh Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Dinas Perkebunan Riau Dr. Defris Hatmaja yang mengatakan penurunan harga minggu ini lebih disebabkan karena faktor turunnyanya harga CPO dan kernel.

“Pada periode ini indeks K yang dipakai adalah indeks K untuk 1 bulan kedepan yaitu 93,02 persen, harga penjualan CPO minggu ini turun sebesar Rp 64,30 dan kernel minggu ini turunsebesar Rp 69,90 dari minggu lalu,” katanya.

Penurunan harga tertinggi berada di kelompok umur 9 tahun sebesar Rp 16,65/Kg atau mencapai 0,45 persen dari harga periode lalu. Sehingga harga pembelian TBS petani untuk periode satu minggu ke depan turun menjadi Rp 3.674,30/Kg dan berlaku untuk periode satu minggu ke depan.

Longsornya harga juga terjadi di Sumatera Barat. Di periode 1-7 September, harga TBS sawit turun Rp23,46/kg menjadi Rp3.750,46/kg, dibandingkan periode sama minggu keempat Agustus sebesar Rp3.774,13/kg.

Di Sumatera Utara, Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunak) provinsi melansir data harga tertinggi TBS petani mitra di minggu ini untuk tanaman usia 10-20 tahun ditetapkan Rp3.620,38 per kg. Besaran harga ini terpangkas sebanyak Rp13,82 per kg dari minggu sebelumnya yang sebesar Rp3.634,21 per kg.

Turunnya harga TBS di Sumut sebagai dampak merosotnya harga CPO dan kernel. Analis Pasar Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunak) Sumut Dewiana menyebutkan terjadi penurunan untuk harga CPO acuan di mana rata-rata harga CPO lokal berkisar Rp14.447 per kg dan Rp13.488 per kg.

Artikel Terkait