• Kamis, 8 Oktober 2026
Berita Terbaru

Tiga Klaster Karhutla di Riau Ditangani Intensif

Pekanbaru, SAWIT INDONESIA - Tim Balai Pengendalian Kebakaran Hutan (Dalkarhut) Wilayah Sumatra bersama tim gabungan mengintensifkan upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tiga lokasi di Provinsi Riau, Rabu (1/4/2026).

Kepala Balai Dalkarhut Wilayah Sumatra, Ferdian Krisnanto, menyampaikan bahwa penanganan karhutla difokuskan pada tiga klaster, yakni Rupat Utara, Dumai Kota, dan Pelalawan.

Menurut Ferdian, operasi darat diperkuat dengan dukungan operasi udara melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). Langkah ini dilakukan untuk mengoptimalkan potensi awan menjadi hujan di area terdampak kebakaran.

“Operasi pemadaman hari ini masih difokuskan di beberapa titik yang terbagi dalam tiga klaster utama,” ujar Ferdian di Kota Pekanbaru.

Ia merinci, klaster Rupat Utara mencakup Desa Titi Akar dan Teluk Lecah. Di wilayah ini, tiga regu Manggala Agni dikerahkan dari Daops Dumai, Sarolangun, dan Musi Banyuasin.

Sementara itu, di klaster Dumai Kota, tim Manggala Agni Daops Dumai melakukan tahap mopping up atau pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang berpotensi menyala kembali.

Adapun di klaster Pelalawan, tepatnya di Desa Merbau, Kecamatan Bunut, proses pendinginan dilakukan oleh satu regu dari Daops Rengat bersama Regu Pemadam Kebakaran perusahaan setempat.

Berdasarkan estimasi lapangan menggunakan perangkat GPS, luas lahan yang terbakar di Desa Titi Akar diperkirakan mencapai sekitar 200 hektare. Sementara itu, kebakaran di Desa Merbau, Pelalawan, diperkirakan mencapai 700 hektare.

“Namun, data tersebut masih akan diverifikasi lebih lanjut menggunakan citra satelit,” kata Ferdian.

Ia menambahkan, operasi modifikasi cuaca terus dilakukan dengan dukungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) serta Satuan Tugas Karhutla di daerah.

Sumber: infopublik.id

Artikel Terkait