• Kamis, 8 Oktober 2026
Berita Terbaru

Terobosan Baru Program CSR BGA Group: Program Pendampingan Pra Seleksi Anggota TNI dan Polri

Jakarta, SAWIT INDONESIA – Untuk memberikan peluang anak- muda (putra-putri) yang ingin mengikuti seleksi pendaftaran anggota TNI dan Polisi, pihak manajemen PT Bumitama Gunajaya Agro (BGA Group) melakukan pendampingan. Terutama bagi anak-anak muda yang berada di lingkungan perkebunan sawit yang dikelola BGA Group.

Corporate Affair Director, PT Bumitama Gunajaya Agro, Johan Sukardi menyampaikan di tahun ini pihak manajemen melakukan terobosan baru mendampingi anak-anak muda (putra-putri).

“Kami menyeleksi anak-anak muda yang memiliki keinginan menjadi anggota TNI dan Polri. Seleksi dilakukan di sekolah-sekolah sekitar kebun, khususnya bagi siswa-siswi kelas 2 tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA/SMK atau sederajat),” ujarnya, saat ditemui di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Program pendampingan anak-anak muda ini bagian dari program tanggungjawab sosial (corporate social responsibility) bidang sosial BGA Group. Namun, sejak tahun ini ada program CSR bidang sosial dikembangkan salah satunya program pendampingan khusus untuk anak-anak muda yang ingin mengikuti seleksi penerimaan anggota TNI dan Polri. Program ini pertama dijalankan di wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur – Kalimantan Tengah.

Dijelaskan Johan, pihak manajemen melihat potensi anak-anak muda di sekitar kebun yang diperlu disalurkan. Terutama anak-anak muda yang memiliki keinginan besar atau bercita-cita menjadi anggota TNI maupun Polri. Salah satu tujuannya, agar anak anak muda di sekitar kebun memiliki kegiatan positif dan menyalurkannya sesuai dengan keinginannya atau cita-citanya.

“Maka, kami tergerak untuk melakukan pendampingan melalui program pendampingan anak-anak muda di sekitar kebun. Khususnya untuk anak-anak muda yang kelak setelah lulus sekolah (SMA/SMK dan sederajat) akan mendaftar seleksi anggota TNI dan Polri, tentu dengan seleksi. Ini menjadi kegiatan positif, mengantisipasi anak-anak muda terjerumus ke dalam pergaulan negatif,” jelasnya.

“Kami sudah melakukan kerjasama dengan Polres Kotawaringin Timur untuk menjalankan program pendampingan anak-anak muda yang nantinya akan mengikuti seleksi anggota TNI dan Polri. Jadi, program ini pendampingan pra-seleksi mengikuti seleksi pendaftaran anggota TNI dan Polri,” tambah Johan.

Bahkan, dari pihak Polres (Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah) dan tokoh masyarakat menyambut baik program ini.Dalam pelaksanannya, dari Polres menurunkan perwakilan anggota untuk turut dalam menyeleksi dan melakukan pembinaan mental dan fisik.

Dari informasi yang didapat tim redaksi sawitindonesia.com, tercatat ada sekitar 25 orang (1 putri dan 24 putra) dari berbagai sekolah SMA/SMK dan sederajat di Kabupaten Kotawaringin Timur. Dalam pelaksanaannya pendampingan, di setiap minggu siswa-siswi yang sudah mengikuti program seleksi pendampingan ini, melakukan kegiatan rutin di Training Center (TC) BGA Pundu dengan didampinggi tim dari BGA dan kepolisian setempat.

Program pendampingan disambut baik

Pada kesempatan berbeda, Camat Cempaga Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur, Gusti Mukafi mengungkapkan sambutan baik dan mengapresiasi program pendampingan anak-anak untuk pra-seleksi pendaftaran anggota TNI dan Polri (Bintara Polri). Program ini sangat baik untuk memberikan akses kepada anak-anak muda yang minat mendaftar anggota TNI dan Polri.

“Kami mendukung program tersebut, dengan cara terus menyosialisasikan kepada pihak-pihak terkait yang ada di kecamatan Cempaga Hulu. Agar banyak siswa-siswi yang mengetahui program pendampingan untuk pra-seleksi pendaftaran anggota Polri. Bagi siswa-siswi yang serius akan mendapatkan pendampingan dari BGA, tentu dengan syarat misalnya tinggi badan, kesehatan fisik, dan lain-lain,” ujarnya, saat dihubungi melalui sambungan telepon, Senin (17 Februari 2025).

“Program ini juga mendapat sambutan baik dari orang tua siswa, bagi anaknya yang lolos pra-seleksi pendaftaran anggota TNI dan Polri (program pendampingan BGA), menyampaikan terima kasih. Sebab, ini menjadi jalan atau akses yang dapat mewujudkan mimpinya menjadi anggota TNI maupun Polri,” tambahnya.

Diungkapkan Gusti, di kecamatan Cempaga Hulu ada dua sekolah yang sudah mendapatkan sosialisasi (program pendampingan pra-seleksi pendaftaran anggota TNI dan Polri) yaitu SMA Negeri 1 Cempaga Hulu dan SMK Negeri 1 Cempaga Hulu.

“Kami, akan terus menyampaikan (sosialisasi) program ini, karena dari data yang kami miliki cukup banyak anak-anak muda dari Kecamatan Cempaga Hulu yang setiap tahunnya mengikuti seleksi pendaftaran anggota Polri. Maka, mudah-mudahan program dari BGA menjadi jalur dan akses untuk menempuh seleksi pendaftaran seleksi anggota TNI dan Polri, karena siswa-siswa yang mengikuti program pendampingan mendapatkan pelatihan fisik dan mental dari anggota polsek setempat,” pungksanya.

Artikel Terkait