Luwu Utara.SAWIT INDONESIA - Sebagai upaya menambah wawasan tentang teknis budidaya kelapa sawit dan panen & pascapanen, 210 petani sawit dari Kabupaten Luwu Utara, berkesempatan mengunjungi perusahaan perkebunan (PTPN IV, Regional 2 - Distrik Sulawesi) yang berlokasi di Luwu Timur, Sulawesi Selatan, pada Rabu (9 Juli 2025).
Kunjungan atau field trip ini merupakan rangkaian kegiatan pelatihan petani sawit program pengembangan SDM Perkebunan Kelapa Sawit (SDM PKS) 2025 yang dilaksanakan Akademi Komunitas Perkebunan Yogyakarta (AKPY), dengan dukungan Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) dan Direktorat Jenderal Perkebunan (Ditjenbun). Usai mendapatkan materi yang disampaikan narasumber (praktisi kebun dan akademisi dari AKPY), selama lima hari (4 - 8 Juli 2025), yang diadakan di salah satu hotel ternama di Makassar, Sulawesi Selatan.
"Dengan kunjungan tersebut, peserta pelatihan petani sawit program pengembangan SDM PKS dapat melihat langsung praktik budidaya dan panen & pascapanen yang dilakukan perusahaan sesuai dengan standar untuk menghasilkan hasil yang baik," ujar Ir. Tri Haryadi, selaku Praktisi Kebun (narasumber dari AKPY), mewakili Direktur AKPY, Dr. Sri Gunawan, SP, MP, saat ditemui di lokasi field trip.
Menurutnya, kunjungan kebun perusahaan yang dilakukan peserta pelatihan petani sawit sangat penting dilakukan. Kenapa, karena tidak hanya menambah wawasan dalam hal teknis budidaya dan panen & pascapanen. Melainkan menjadi pengalaman yang berharga bagi petani sawit karena dapat melihat langsung praktik-praktik yang dilakukan perusahaan sesuai dengan Good Agriculture Practices (GAP).
"Pada kesempatan itu, peserta diajak langsung ke kebun dan pabrik kelapa sawit. Baik yang mengunjungi kebun dan pabrik, sama-sama mendapatkan penjelasan yang cukup gamblang terkait dengan teknis budidaya dan panen & pascapanen. Mulai melihat proses perawatan, panen hingga grading TBS di lokasi loading ramp dan alir pengolahan TBS menjadi minyak sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO) dan Palm Kernel (minyak inti sawit)," jelas Tri.
"Kami harap, setelah pulang dari pelatihan, para peserta (petani sawit) mampu dan dapat mempraktikkan semua materi dan pengalaman field trip untuk mengelola kebun masing-masing. Sehingga dapat meningkatkan produktivitas dan kualitas buah (TBS) sesuai dengan standar agar bisa meningkatkan kesejahteraan. Bahkan, kami berharap juga menularkan ilmunya ke petani sawit lainnya," pungkasnya.
Secara teknis pada saat field trip, peserta dibagi menjadi dua kelompok, untuk mengunjungi kebun dan pabrik kelapa sawit (PKS), yang lokasinya tidak berjauhan.
Manager Kebun, PTPN IV Regional 2 - Distrik Sulawesi (Kebun Luwu I) Yoga Lesmana mengatakan pihaknya menyambut baik dan banggs karena telah dipercaya sebagai fasilitator sebagai lokasi kunjungan peserta pelatihan petani sawit dari Kabupaten Luwu Utara yang dilaksanakan oleh AKPY.
"Kami berharap dengan kunjungan ke kebun dan pabrik milik PTPN IV Regional 2 dapat menjadi pengalaman dan pembelajaran bagi para petani. Ini akan menambah wawasan dan meningkatkan kapasitas petani dalam mengelola kebun sawit agar lebih baik. Karena sudah mendapat materi selama menjalani pelatihan dan melihat langsung praktik-praktik pengelolaan kebun yang dilakukan perusahaan perkebunan sesuai dengan standar," kata Yoga.
"Sehingga para petani sawit dapat meningkatkan produktivitasnya dengan kualitas TBS yang lebih baik (kamatangan TBS sesuai standar dan rendemen tinggi). Tentu ini akan meningkatkan kesejahteraan para petani," imbuhnya.














