• Rabu, 7 Oktober 2026
Berita Terbaru

Tambah Pengalaman Kerja, INSTIPER Yogyakarta Kirim 569 Mahasiswa Untuk Magang

JAKARTA, SAWIT INDONESIA – Instiper Yogyakarta mengirimkan 569 mahasiswa secara bertahap ke berbagai perusahaan mulai 1 Agustus sampai September untuk mengikuti kegiatan magang selama 3 - 6 bulan. Tercatat, ada 81 lokasi magang yang terdiri dari perusahaan swasta dan perusahaan BUMN, pusat riset di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara dan Jawa. Secara rinci, perusahaan lokasi magang yaitu PT. BGA, Best Agro Group, Sinar Mas, Astra Agro Lestari, PT. London Sumatera, dan PTPN untuk bidang industri kelapa sawit. Sedangkan, untuk lokasi magang non-sawit di antaranya Kusuma Agrowisata Batu, Pusat Penelitian The dan Kina Gamboeng, PT. Eka Timur Raya, PT. Sinar Mayang Lestari, dan Rachmat Purnama Farm. Sementara, untuk mahasiswa Fakultas Kehutanan banyak melakukan magang di perusahaan hutan tanaman industri, taman nasional, dan berbagai instansi di Kementrian Kehutanan. Selama mengikuti magang, mahasiswa diminta melakukan salah satu dari tridharma perguruan tinggi yaitu pengabdian kepada masyarakat yang menjangkau kawasan 3T (tertinggal, terpencil, terdepan) dari wilayah Indonesia. Tujuannya, agar dapat bersosialisasi dengan masyarakat di sekitar lokasi magang. Wakil Rektor I INSTIPER Yogyakarta, Dr. Maria Ulfah, menjelaskan, melalui kegiatan magang, mahasiwa akan mendapatkan hardskills (keterampilan, complex problem solving, analytical skills, dan sebagainya), maupun soft skills (etika profesi/kerja, komunikasi, kerjasama, dan sebagainya). Serta pengalaman dan pengetahuan tentang dunia kerja sehingga nantinya setelah lulus, mahasiswa cepat beradaptasi. “Pihak kampus telah mendesain kegiatan magang melalui manajemen magang Institut. Lokasi magang dapat diusulkan mahasiswa atau melalui skema kerjasama magang antara INSTIPER dengan Perusahaan. Pengajuan perizinan, fasilitasi keberangkatan, monitoring dan kepulangan mahasiswa magang dikelola melalui manajemen magang Institut yang berkolaborasi dengan program studi dalam menyiapkan silabi kegiatan magang dan pembimbingan mahasiswa sesuai kompetesi program studi,” jelasnya, melalui keterangan tertulis yang diterima redaksi SawitIndonesia.com, pada Senin (5 September 2022). Sebagai informasi, kegiatan magang mahasiswa di perusahaan sudah bertahun-tahun dilakukan INSTIPER dengan bekerja sama dengan berbagai perusahaan dan instansi. Melalui kegiatan magang, mahasiswa akan mendapatkan pengalaman untuk mempelajari proses bisnis dari hulu hingga hilir. Selanjutnya, Dr. Ulfah menambahkan mahasiswa yang mengikuti magang mendapatkan fasilitas berupa fasilitas perjalanan ke lokasi magang berupa tiket pesawat atau diantar dari kampus ke lokasi magang, BPJSTK untuk antisipasi adanya kecelakaan kerja saat kegiatan magang, seragam serta atribut magang, dan buku panduan magang. “Semua fasilitas yang diterima mahasiswa magang itu sudah termasuk dalam biaya SPP yang mereka bayarkan, sehingga tidak ada pungutan tambahan untuk biaya pelaksanaan magang. Bahkan beberapa mahasiswa mendapatkan fasilitas uang saku dari perusahaan selama mereka mengikuti magang”, tambahnya. Selain mendapatkan pengalaman memahami kerja di perusahaan selama magang, mahasiswa memperoleh pengetahuan dari praktisi di perusahaan. “Beberapa dari mereka (mahasiswa magang) sudah diminta atau diterima kerja saat mereka magang. Hal inilah yang menjadikan INSTIPER Yogyakarta sebagai perguruan tinggi terdepan dan terpercaya di bidang perkebunan, perhutanan dan industri agrokompleks di Indonesia,” ungkap Dr. Ulfah.

Artikel Terkait