Jakarta, SAWIT INDONESIA – Walaupun tantangan dan isu negatif sawit sangat kencang di Eropa, tercatat ada empat kelompok usaha asal Eropa yang mengelola bisnis perkebunan sawitnya di Indonesia. Bisnis keempat kelompok usaha ini rata-rata puluhan tahun bahkan sampai satu abad lamanya.
Selain SIPEF, redaksi juga mendapatkan data tiga grup sawit asal Eropa yang telah beroperasi puluhan tahun di Indonesia. Ketiga grup ini antara lain REA PLC, MP Evans, dan Anglo-Eastern Plantations PLC.
Seluruh perusahaan tersebut terdaftar di London Stock Exchange. Berikut ini sejumlah data yang kami rangkum dari website dan laporan dari masing-masing perusahaan:
1. REA Grup PLC
Dilansir dari laman perusahaan, REA Grup bergerak di bidang budidaya kelapa sawit di provinsi Kalimantan Timur, Indonesia, melalui anak perusahaannya, PT REA Kaltim Plantations (REA Kaltim).
Per 31 Desember 2025, total produksi CPO perusahaan mencapai 189.215 ton, palm kernels 43.798 ton, dan CPKO berjumlah 17.461 ton.
Merujuk website perusahaan, total luas lahan yang dikelola perusahaan mencapai 69.071 ha. Terdiri dari 31.605 ha lahan dengan status tanaman menghasilkan (mature area) dari luas areal tertanam 35.872 ha. Sedangkan sisa areal digunakan bagi kepentingan infrastruktur dan belum dikembangkan seluas 27.745 ha.
Perusahaan yang berdiri sejak 1906 ini terdaftar di London Stock Exchange dengan kode saham RE.
TahunProduksi CPO (Ton)Luas Perkebunan (Ha)2025189,21569.0002. MP Evans Group Plc
MP Evans Group Plc mengelola perkebunan sawit yang tersebar di Bangka, Sumatera Selatan, dan Kalimantan Timur. Per 31 Desember 2025, kelompok usaha asal Inggris ini mengelola lahan inti seluas 54.250 ha. Selain itu, perusahaan telah mengalokasikan lahan plasma seluas 16.620 ha.
MP Evans juga memperdagangkan sahamnya di London Stock Exchange dengan kode MPE. Kelompok usaha ini mulai mengembangkan perkebunan sawit semenjak 1970. Per 31 Desember 2025, MP Evans meraih pendapatan US5 juta atau naik 5% dari tahun sebelumnya sebesar US2,8 juta.
Total produksi yang dihasilkan MP Evans pada tahun 2025 adalah 342.600 ton CPO dan 75.300 ton PK, lebih rendah masing-masing sebesar 4% dan 3% dibandingkan tahun 2024.
TahunProduksi CPO (Ton)Luas Perkebunan (Ha) termasuk plasma2025342.600 70.0003. Anglo-Eastern Plantations PLC
Anglo-Eastern Plantations Plc terdaftar di Bursa Efek London pada tahun 1985. Kepemilikan saham kelompok usaha ini dikuasai Genton International Limiteddan Nokia Bell.
AEP memiliki perkebunan sawit di Indonesia dan Malaysia. Merujuk Laporan Tahunan Perusahaan tahun 2024, total luas lahan perkebunan di Indonesia mencapai 53.800 ha yang tersebar di Sumatera Utara, Bengkulu, Bangka, Riau, dan Kalimantan Tengah.
Perusahaan memiliki 7 pabrik kelapa sawit dengan total produksi CPO 396.700 ton pada 2024. Jumlah ini lebih rendah dari tahun sebelumnya sebanyak 449.000 ton CPO.
TahunProduksi CPO (Ton)Luas Perkebunan (ha)2024342.600 53.800














