JAKARTA, SAWIT INDONESIA - Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) resmi merampungkan seluruh rangkaian uji coba pemanfaatan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar biodiesel 50 persen atau B50 untuk sektor pembangkit listrik.
Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE), Eniya Listiani Dewi, mengonfirmasi bahwa seluruh laporan evaluasi teknis telah diselesaikan dan panduan resmi penanganan (handling) serta pencampuran (blending) telah ditandatangani.
"Sudah finish, jadi semua laporan sudah selesai. Walaupun genset selama 6 bulan di-start tidak ada masalah," ungkap Eniya saat ditemui di Hotel Westin, Jakarta, Senin (26/10/2026).
Keberhasilan uji operasional pada generator set (genset) ini semakin memantapkan langkah Indonesia menuju penguatan bauran energi hijau berbasis kelapa sawit secara nasional.
Poin-poin utama hasil pengujian teknis, tantangan pasokan metanol, serta penetapan Proyek Strategis Nasional (PSN) meliputi:
Hasil Uji Teknis Pembangkit Listrik:
- Penggunaan B50 terbukti stabil dan aman untuk keandalan mesin pembangkit listrik/genset operasional selama periode uji coba 6 bulan tanpa kendala teknis berarti.
- Dokumen standar operasional penanganan (handling) dan pencampuran (blending) B50 telah rampung dipublikasikan sebagai acuan industri ketenagalistrikan.
Strategi Kemandirian Metanol Dalam Negeri:
- Proses transesterifikasi CPO menjadi Fatty Acid Methyl Ester (FAME) untuk B50 membutuhkan pasokan metanol nasional sebesar 2,1 juta kiloliter (KL).
- Saat ini, kapasitas produksi metanol nasional baru mencapai sekitar 600.000 kiloliter, sehingga masih terdapat defisit pasokan yang cukup besar.
Pabrik Metanol Bojonegoro Didorong Jadi PSN:
- Untuk menutup celah impor metanol dan menjamin kemandirian B50, pemerintah mendorong percepatan pembangunan pabrik metanol di Bojonegoro, Jawa Timur.
- Proyek tersebut didorong masuk ke dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN) guna mengamankan kepastian pasokan bahan baku bioenergi secara terintegrasi dari hilir hingga hulu.
Penyelesaian uji coba B50 di sektor pembangkit listrik ini melengkapi kesiapan teknis Indonesia dalam mengakselerasi transisi energi bersih, menekan impor BBM fosil, dan memperkuat ketahanan energi nasional berbasis komoditas kelapa sawit secara berkelanjutan.
Sumber: cnbcindonesia.com















