• Jumat, 9 Oktober 2026
Artikel

Solusi di Tengah Fragmentasi Dunia: IPOC 2026 Akan Ulas Strategi Hulu-Hilir Industri Sawit

Selanjutnya, isu ketahanan pangan dan transisi energi akan dibahas pada sesi kedua yang dimoderatori oleh Ketua Bidang Riset dan Pengembangan GAPKI, Dwi Asmono. Pada sesi ini, Direktur Utama Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP), Eddy Abdurrachman, akan memaparkan peran BPDP dalam mendukung industri sawit berkelanjutan.

Sementara Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM, Eniya Listiani Dewi, dijadwalkan membahas kebijakan biofuel sebagai instrumen ketahanan ekonomi. Ekonom sekaligus pakar kebijakan publik UPN Veteran Jakarta Achmad Nur Hidayat akan mengulas peluang dan tantangan kebijakan biodiesel berkelanjutan. Pietro Paganini dari John Cabot University, Roma, Italia, akan menyoroti tren dan risiko pasar di balik fenomena “palm oil free”, dan Datuk Mohamad Helmy Othman Basha dari Malaysian Palm Oil Board (MPOB) akan menjawab pertanyaan apakah keberlanjutan masih memberikan nilai tambah bagi industri.

Sesi ketiga yaitu mengenai Trade and Geopolitics yang dimoderatori Izzana Salleh dari Council of Palm Oil Producing Countries (CPOPC) menghadirkan Mahendra Siregar yang akan mengupas posisi sawit di tengah perang dagang, proteksionisme, dan rivalitas geopolitik.

Susan Stroud (No Bull Agriculture) akan membahas pasar minyak nabati global, biofuel, dan pergeseran permintaan; Abdul Rasheed Jan Mohammad (Westbury Group) memberikan perspektif Pakistan tentang kebangkitan pasar negara berkembang dan diplomasi sawit Indonesia.

Lalu Ello Hanson dari DBS Bank Indonesia akan mengulas geopolitik baru keberlanjutan, standar perdagangan, dan akses pasar; serta Atul Chaturvedi dari Asian Palm Oil Alliance (APOA) menyampaikan perspektif India mengenai implikasi geopolitik terhadap perdagangan minyak nabati. Sesi penutup, Economic Outlook and Market Trends, dimoderatori Sandeep Bhan dari SD Guthrie International Trading.

Para pakar seperti Ryan Chen dari Cargill Investments (China) akan memaparkan tren dan prospek sawit di Tiongkok beserta implikasinya terhadap harga, Julian McGill dari Glenauk Economics membahas pengelolaan keterkaitan pangan dan energi dalam industri sawit Indonesia, dan Joko Supriyono dari GAPKI mengulas dinamika kebijakan, peluang, serta jalur menuju ketahanan industri sawit Indonesia. Thomas Mielke dari ISTA Mielke GmbH (Oil World) akan menyampaikan outlook pasokan, permintaan, dan harga minyak sawit serta minyak nabati lainnya.

Artikel Terkait