Palembang, SAWIT INDONESIA - PT Daya Guna Lestari (DGL), sebagai pelaksana program Pengembangan Sumber Daya Manusia Perkebunan Kelapa Sawit (SDM-PKS), menyelenggarakan Pelatihan Kepemimpinan & Komunikasi dan Pelatihan Penumbuhan Kebersamaan Pekebun, selama empat hari (Rabu – Sabtu, 11 – 14 Juni 2025) di salah satu hotel di Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel).
Kegiatan tersebut didukung penuh oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Perkebunan, Kementerian Pertanian RI. Diikuti sebanyak 70 peserta (pekebun sawit) berasal dari Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), secara rinci 34 orang mengikuti Pelatihan Kepemimpinan dan Komunikasi, serta 36 orang mengikuti Pelatihan Penumbuhan Kebersamaan Pekebun.
Pelatihan ini dirancang untuk memperkuat kapasitas para pekebun sawit dalam aspek kepemimpinan, komunikasi, maupun kemampuan membangun sinergi dan kebersamaan dalam kelembagaan pekebun.
Direktur Utama PT Daya Guna Lestari (DGL), M Gema Aliza Putra, turut menyampaikan rasa bangga dapat menjadi bagian dari misi besar pengembangan SDM Perkebunan Kelapa Sawit. Program ini manfaatnya sangat nyata bagi para pekebun.
"Dengan adanya program pelatihan SDM-PKS ini, tidak hanya pengetahuan peserta yang bertambah, tetapi nilai kebersamaan dan produktivitas mereka juga meningkat. Sekali lagi, terima kasih kepada BPDP dan seluruh jajarannya atas misi luar biasa yang sangat bermanfaat bagi masa depan petani sawit Indonesia," ujarnya saat menyampaikan sambutan, pada Rabu (11 Juni 2025) di lokasi pelatihan di Palembang – Sumatera Selatan.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Penyaluran Dana BPDP, Mohammad Alfansyah, menambahkan bahwa program Pengembangan SDM-PKS melalui kegiatan pelatihan merupakan wujud nyata dari komitmennya dalam meningkatkan kapasitas pekebun sawit.
"Tidak hanya melalui pelatihan, BPDP juga menjalankan program-program lainnya, termasuk penyediaan beasiswa bagi anak-anak pekebun, keluarga pekebun, pekerja sawit, dan para pemangku kepentingan di sektor kelapa sawit. Semua ini bertujuan untuk memastikan bahwa sumber daya manusia di industri sawit memiliki kompetensi, daya saing, dan kesiapan menghadapi tantangan masa depan menuju industri sawit yang berkelanjutan," katanya.
Ucapan apresiasi atas terlaksananya pelatihan yang diadakan PT DGL, disampaikan oleh Direktur Tanaman Kelapa Sawit dan Aneka Palma, Ardi Praptono, secara virtual.
Pihaknya berterima kasih kepada PT Daya Guna Lestari atas penyelenggaraan pelatihan soft skill. "Kami berharap melalui program pelatihan yang didukung oleh BPDP bersama Ditjenbun ini dapat tumbuh rasa kebersamaan, jiwa kepemimpinan, serta kemampuan komunikasi yang baik di kalangan pekebun," ucapya.
Sebelumnya, kata Ardi, pihaknya telah mengkaji secara mendalam tema pelatihan ini, yaitu Pelatihan Kepemimpinan dan Komunikasi serta Pelatihan Penumbuhan Kebersamaan Pekebun. Tema ini sangat relevan dan memang dibutuhkan oleh para petani, khususnya dalam penguatan kelembagaan pekebun.
"Kami berharap para peserta nantinya dapat menjadi pemimpin di lembaga pekebun masing-masing, membangun tim yang solid demi kelembagaan yang lebih maju. Soft skill yang diperoleh juga sangat penting dalam menghadapi proses sertifikasi ISPO bagi pekebun. Semoga pelatihan ini memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi seluruh peserta," tambahnya.
Kegiatan pelatihan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kapasitas pekebun sawit rakyat agar semakin siap menghadapi dinamika industri kelapa sawit yang terus berkembang. Melalui sinergi antara BPDP, PT Daya Guna Lestari, pemerintah daerah, dan para pemangku kepentingan lainnya, diharapkan hasil dari pelatihan ini tidak hanya berdampak pada peningkatan individu peserta, tetapi juga mampu memperkuat kelembagaan dan kemandirian pekebun di tingkat lokal.
PT Daya Guna Lestari berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam mendukung pengembangan SDM perkebunan yang profesional, tangguh, dan berdaya saing tinggi.














