Berita Terbaru
SDM Unggul Kunci Keberlanjutan Industri Sawit
Jakarta, SAWIT INDONESIA – Sumber Daya Manusia (SDM) memiliki peran penting dalam keberlanjutan industri sawit. Hal ini diyakini oleh berbagai pihak, sebab industri sawit yang berkarakter padat karya memerlukan banyak tenaga kerja SDM unggul sehingga keberlanjutan dapat tercapai.
Direktur AKPY ‘STIPER’, Dr. Sri Gunawan, S.P., M.P., menyampaikan sulit dipungkiri sebuah industri, tak terkecuali industri sawit tanpa SDM unggul dapat berjalan dan berkelanjutan.
"Untuk itu, industri sawit memerlukan SDM unggul yang adaptif dengan perkembangan jaman. Misalnya di era industri 4.0 yang identik dengan teknologi informasi dan digital. Maka, kami selaku pengelola perguruan tinggi vokasi yang fokus pada pengembangan SDM Sawit, menyiapkan SDM unggul yang adaptif sesuai dengan kebutuhan industri. Sehingga industri sawit di Indonesia mampu berkembang dan berkelanjutan," ujarnya saat ditemui di Jakarta, pada Kamis (2 Oktober 2025).
Pada kesempatan berbeda, Dr. Purwadi, selaku Kepala Pusat Studi Kelapa Sawit (PSKS) – INSTIPER, menambahkan di industri 4.0 diperlukan SDM yang adaptif.
"Maka, kami setuju perguruan tinggi harus menyelenggarakan pendidikan sesuai dengan kebutuhan industri. Tentu dengan fasilitas yang harus disiapkan sesuai dengan kebutuhan industri sawit oleh kampus guna mendukung praktik mahasiswa. Hal inilah yang akan menjadi bekal lulusan yang siap kerja bukan siap latih," katanya.
"Misalnya, pihak kampus harus menyediakan alat mekanisasi yang sudah dikembangkan dengan otomasi. Karena saat ini industri sawit sudah mulai menggunakan mekanisasi otomasi untuk mendukung operasional di perkebunan, untuk meningkatkan produktivitas," sambung Dr. Purwadi.
Seperti diketahui, industri sawit di Indonesia dikelola oleh tiga entitas usaha yakni perusahaan swasta, perusahaan negara (PTPN) dan masyarakat (petani). Ketiga entitas ini memerlukan SDM unggul dan adaptif.
Direktur Kelapa Sawit dan Aneka Palma, Ir. Baginda Siagian, mengutarakan saat ini pemerintah juga tengah mempersiapkan SDM petani sawit agar lebih unggul melalui kegiatan pelatihan.
"Sejak beberapa tahun terakhir, Ditjen Perkebunan berkolaborasi dengan Badan Pengelola Dana Perkebunan melalui program pengembangan SDM Perkebunan Kelapa Sawit (SDM PKS) mengadakan pelatihan untuk petani sawit. Pelatihan ini diselenggarakan dengan modul sesuai dengan kebutuhan lapangan, misalnya penguatan teknis budidaya hingga panen dan pascapanen. Tujuannya untuk meningkatan SDM petani sawit agar perkebunan kelapa sawit berkelanjutan," ucapnya dikutip dari Majalah Sawit Indonesia.














