• Rabu, 7 Oktober 2026
Berita Terbaru

Sawit Sumbermas Targetkan Seluruh Kebun Bersertifikat ISPO dan RSPO Pada 2020

JAKARTA, SAWIT INDONESIA – PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk merencanakan seluruh perkebunan sawitnya termasuk plasma dapat bersertifikat ISPO dan RSPO pada 2020. Desi Kusumadewi, Head Of Sustainability PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk, mengatakan perusahaan telah menerapkan sustainability dengan baik dan dibarengi peningkatan efisiensi di segala lini. Semenjak tahun 2013, emiten berkode SSMS ini telah mendapatkan sertifikat RSPO kedua pabriknya yaitu Sulung dan Selangkun. Sementara itu, sertifikat ISPO diberikan kepada kebun Kenambui, Sulung, Rangda, Kondang, Pulau, Selangkun, and Rungun termasuk juga pabrik sawit Sulung. Desi menyebutkan perusahaan akan mendorong kerjasama sawit bersertifikat dalam proses rantai pasok. Untuk itu, ditargetkan sertifikat ISPO dan RSPO dapat diperoleh semua kebun pada 2020. “Sertifikasi baik ISPO dan RSPO dapat dijalankan secara bersamaan termasuk petani plasma kami,” ujar Desi pada pekan lalu. Ada lima komitmen bisnis berkelanjutan yang dijalankan Sawit Sumbermas; pertama, bisnis kami didasarkan pada Kebijakan Keberlanjutan SSMS yang kemudian diimplementasikan melalui rencana kerja rinci dalam koridor keberkanjutan. Kedua, perusahaan berkomitmen untuk memetakan risiko yang terkait dengan pembebasan lahan sebelum penilaian HCV, serta untuk menemukan opsi yang memadai dan efektif untuk mengkompensasi kehilangan HCV residual yang mungkin belum mendapat kompensasi di semua unit perkebunan. “Walaupun ada target penanaman seluas empat ribu hektare per tahun. Perusahaan tetap memerhatikan aspek keberlanjutan,” janji Desi. Ketiga, perusahaan berkomitmen untuk melakukan penilaian kesenjangan atas operasi kami saat ini dan telah melibatkan The Forest Trust (TfT) dalam hal ini. Keempat, Sebagai bagian dari realisasi potensi penuh minyak kelapa sawit dalam melindungi lingkungan, kami telah berkomitmen untuk menerbitkan semua peta HCV kami melalui situs kami. Terakhir, perusahaan akan menciptakan bagian khusus keberlanjutan di situs kami.

Artikel Terkait