• Kamis, 8 Oktober 2026
Berita Terbaru

Redam Dampak El Niño, PTPN IV PalmCo Dongkrak Produktivitas CPO 3,55 Persen Lewat Strategi Agronomi Terpadu

SAWIT INDONESIA - Anomali cuaca dan fenomena iklim El Niño yang melanda berbagai wilayah Indonesia tidak menghambat kinerja operasional PTPN IV PalmCo. Melalui penerapan strategi intervensi agronomi terpadu dan prinsip Good Agricultural Practices (GAP) yang ketat, Subholding Perkebunan Nusantara ini justru mampu membukukan pertumbuhan produksi yang melampaui capaian tahun lalu.

Direktur Operasional PTPN IV PalmCo, Rediman Silalahi, menjelaskan bahwa langkah mitigasi dini—seperti manajemen air, pemupukan presisi, dan pemeliharaan jalur panen—menjadi kunci utama dalam menjaga ritme kerja serta mencegah penurunan yield akibat stres tanaman.

"Tahun lalu operasional kami berjalan di tengah kondisi cuaca yang lebih mudah diprediksi. Tahun ini tantangannya bergeser dengan hadirnya efek El Nino dan anomali cuaca. Oleh karena itu, pendekatan intervensi agronomi terpadu diambil agar proses operasional tetap dapat berjalan sesuai target," ujar Rediman di Jakarta, Kamis (8/10/2026).

Poin-poin utama pencapaian kinerja, inovasi teknik lapangan, hingga unit kebun berprestasi meliputi:

  • Pertumbuhan Indikator Operasional Utama (YoY):

  • Produktivitas TBS: Tumbuh sebesar 2,54% secara tahunan (Year on Year/YoY).

  • Produktivitas CPO: Meningkat sebesar 3,55% YoY.

  • Rendemen CPO: Mencatatkan kenaikan kualitas panen sebesar 1,05% YoY.

  • Teknis Lapangan di Regional III: Region Head PTPN IV Regional III, Bambang Budi Santoso, mengintensifkan pembuatan rorak (saluran buntu penangkap air) dan pengaplikasian tandan kosong (jangkos) sebagai mulsa organik untuk menjaga kelembapan tanah, serta memperketat kontrol pintu air dan water level sistem drainase.

  • Capaian Tertinggi Unit Kebun:

  • Kebun Sei Galuh: Membukukan pertumbuhan produksi TBS tertinggi mencapai 7,71% YoY.

  • Kebun Air Molek I: Meraih rekor pertumbuhan produktivitas TBS tertinggi hingga 56,59% YoY.

Penguatan fundamental kebun dan standardisasi agronomi berbasis data ini membuktikan efektivitas skema adaptasi PTPN IV PalmCo dalam memitigasi risiko perubahan iklim global secara berkelanjutan.

Sumber: ptpn4.co.id

Artikel Terkait