• Sabtu, 19 September 2026
Berita Terbaru

Realisasi Biodiesel Lampaui Target 116,4% Sepanjang 2024

Jakarta, SAWIT INDONESIA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyebut program mandatori biodiesel B35 yang sekarang telah meningkt menjadi B40 telah memberikan dampak positif bagi Indonesia.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengatakan program B40 juga akan berdampak pada pengurangan emisi mencapai 41,46 juta ton CO2 ekuivalen dan penurunan impor solar menjadi 4,6 juta kiloliter.

“Nah untuk B40 di tahun 2025, kita mencanangkan sekitar 15,6 juta KL untuk biodiesel dan ini menjadi bagian terpenting, karena nanti 2026 kita dorong ke B50, maka Insyaallah kita tidak lagi mengimpor solar, ini bagian dari mendorong kedaulatan energi," ujar Bahlil

Bahlil menegaskan pemerintah terus berupaya mewujudkan swasembada energi.swasembada energi. Pemanfaatan bahan bakar berbasis energi bersih melalui biodiesel terus digenjot. Bahkan, realisasinya meningkat signifikan selama 7 tahun terakhir. Tahun 2017 realisasi biodiesel sebesar 3,42 juta kilo liter (KL), program B35 di tahun 2023 sebesar 12,2 juta KL dan pada 2024 menjadi 13,15 juta KL.

Artinya, ujar dia, realisasi produksi biodiesel tahun 2024 melampaui target hingga 116,4%, yakni 13,15 juta kiloliter (KL), dari target 11,3 juta KL, yang dimanfaatkan untuk program B35. Dari angka tersebut terjadi penghematan devisa sebesar USD9,33 miliar atau Rp147,5 triliun, dan menyerap tenaga kerja lebih dari 14 ribu orang (off-farm) dan 1,95 juta orang (on-farm).

Lebih lanjut, Bahlil mengatakan pemerintah juga terus menjaga komitmen global atas kepedulian lingkungan. Sepanjang tahun 2024, realisasi penurunan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) sektor energi sebesar 147,61 juta ton CO2, melebihi target 142 juta ton CO2 yang ditetapkan. Angka penurunan emisi GRK tersebut mengalami peningkatan apabila dibandingkan dengan angka tahun 2024 yang sebesar 127,67 juta ton CO2.

"Ini untuk menuju Net Zero Emission (NZE) sampai tahun 2060, jadi sebenarnya kita sudah ada track. Jadi setiap tahun kita sudah mempunyai target berapa yang akan diturunkan," tutup Bahlil.

Artikel Terkait