Yogyakarta, SAWIT INDONESIA – Rapat Kerja Nasional (Rakernas) menjadi salah satu agenda penting pada gelaran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-57 KAINSTIPER (Keluarga Alumni INSTIPER) pada Sabtu (13 Desember 2025), di INSTIPER Yogyakarta.
Seperti diketahui, tahun ini, KAINSTIPER dalam merayakan HUT-nya mengemas dengan beragam kegiatan yang dilangsungkan selama tiga hari (Jum’at–Minggu, 12–14 Desember 2025).
Dengan mengusung tema "Konsolidasi Potensi alumni untuk Memperkuat Eksistensi" yang diangkat, HUT KAINSTIPER tahun ini dihadirkan dengan suasana dan warna berbeda.
Ketua Pengurus Pusat KAINSTIPER, Johan Sukardi, menyampaikan pada perayaan HUT KAINSTIPER mencoba menghadirkan keragaman kegiatan sesuai potensi (alumni) yang ada.
"Hal ini sebagai langkah awal atau pemanasan menyongsong agenda besar di tahun 2028 bersamaan dengan agenda musyawarah nasional (Munas). Untuk itulah kami mengusung tema 'Konsolidasi Potensi Alumni untuk Kebersamaan & Memperkuat Eksistensi'," ujarnya.
Menurut Johan, alumni INSTIPER yang terdiri dari masing-masing angkatan diyakini memiliki beragam potensi. Untuk itu, perlu ada penggabungan potensi untuk meningkatkan dan merencanakan acara dengan skala lebih besar.
"Jika kali ini kita selenggarakan Bazar UMKM, di 2028 mendatang mudah-mudahan dapat menyelenggarakan KAINSTIPER EXPO dengan menghadirkan atau kerja sama dari eksternal yang lebih besar. Tentunya rencana ini hanya bisa dilakukan jika kebersamaan, gotong royong, kekeluargaan sebagai nilai dasar Organisasi KAINSTIPER terus dipelihara dan ditingkatkan. Tentu, KAINSTIPER Expo hanya sebagai media, yang lebih penting jalinan kebersamaan dan kekeluargaan KAINSTIPER untuk tetap menjaga eksistensi," jelasnya.
Sebagai alumni dari INSTIPER Yogyakarta dengan core competency (kompetensi inti) di bidang perkebunan dan kehutanan, tidak sedikit para alumni bekerja dan berkarir di kedua sektor tersebut.
Maka, pada Rakernas juga menjadi pokok pembahasan, bagaimana pembacaan dan analisa dari sektor perkebunan dan kehutanan. Diketahui bersama, belakangan ini dinamika dunia perkebunan, pertanian diwarnai dengan banyak kebijakan baru.
"Hal ini menuntut kita sebagai alumni, sebagai kader perkebunan memberi perhatian agar semua itu benar-benar mengantarkan dunia baru usaha perkebunan yang mampu mensejahterakan rakyat dan memperkuat bangsa dan negara ini," kata Johan yang kini bekerja dan berkarir di perusahaan perkebunan sawit ternama di Indonesia.
"Hal ini, harus kita pahami, bahwa ada peluang bagi Kainstiper untuk ikut berkontribusi, setidaknya memberikan sumbangsih pemikiran. Kegiatan Forum Dialog, Forum Diskusi adalah sarana yang harus diagendakan dengan sungguh-sungguh di tahun kedepan. Degan selalu bekerjasama dengan INSTIPER, AKPY - STIPER dan pihak lainnya niscaya kegiatan itu dapat terlaksana," imbuhnya.
Di akhir sambutannya, Johan menegaskan bahwa pada kegiatan kali ini (peringatan HUT KAINSTIPER), bisa terjadi karena didukung oleh banyak pihak baik Internal maupun eksternal.
"Maka sepatunya kami berterima kasih, dan diharap kerjasama terus berlanjut sehingga kegiatan-kegiatan Kainstiper selalu diwarnai Kolaborasi yang baik.Kita yakin spirit tahun ini akan mengantarkan KAINSTIPER ke arah kemajuan, karena HUT ke 57 (KAINSTIPER) artinya lima Ma …tujuh Ju…jadi MAJU. KAINSTIPER niscaya MAJU," tegasnya.














