- Sugiyanto Direktur Operasional PT PUPESA MANGGALA ASA menyampaikan dalam proses pemupukan hal yang paling rawan terjadi adalah pada saat pupuk tidak sampai di tujuannya atau tidak tepat sasaran. Dan, karena lemahnya pengawasan saat pemupukan “sering terjadi pupuk tidak disebar secara merata ke seluruh tanaman atau bahkan hanya dibuang ke parit, sehingga pemupukan tidak memberikan dampak yang optimal bagi pertumbuhan dan perkembangan tanaman” ujarnya saat ditemui tim Sawit Indonesia, beberapa waktu lalu, di Bandung.
Profil Produk
PUMASA, Aplikasi Pupuk di Pangkal Pelepah Daun
Pupuk PUMASA menawarkan cara baru pemupukan yang efektif melalui pangkal pelepah daun muda. Diklaim lebih efisien dalam penggunaan pupuk dibandingkan pupuk konvensional.
Pupuk bagi tanaman mempunyai fungsi untuk mencukupi hara atau nutrisi yang dibutuhkan, yang pada gilirannya akan mampu meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan serta produksi tanaman yang dibudidayakan.
Umumnya, pupuk diaplikasikan di tanah yang disebarkan atau dibenamkan di sekeliling tanaman. Tetapi berbeda dengan pupuk yang satu ini. Pupuk dengan merek PUMASA yang diproduksi oleh PT PUPESA MANGGALA ASA diaplikasikan pada pangkal pelepah muda.
Kemudian, bagaimana aplikasi pada tanaman kepala sawit yang menjadi komoditas unggulan perkebunan di Indonesia? Apakah pupuk tersebut dapat diaplikasikan secara luas di perkebunan sawit?














