• Kamis, 8 Oktober 2026
Berita Terbaru

PTPN IV Tegaskan Komitmen Pertahankan Warisan Teh Simalungun, Optimalkan Lahan Tidur untuk Sawit

Jakarta, SAWIT INDONESIA - Menanggapi kabar tentang rencana konversi kebun teh menjadi lahan kelapa sawit di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, PTPN IV Regional II menegaskan komitmennya untuk tetap mempertahankan dan mengoptimalkan dua kebun teh bersejarah, yakni Kebun Teh Sidamanik dan Kebun Teh Bah Butong.

Sebagai bagian dari Subholding PalmCo PTPN IV dan BUMN yang juga mengelola komoditas teh, perusahaan memastikan bahwa kedua kebun tersebut tetap menjadi unit bisnis strategis yang mendukung diversifikasi usaha PTPN IV.

“Kami perlu meluruskan bahwa tidak ada rencana konversi total kebun teh menjadi kebun sawit. Langkah yang kami lakukan adalah mengoptimalkan Lahan Diberakan atau lahan tidur yang selama ini tidak produktif,” ujar Kepala Bagian Sekretariat dan Hukum PTPN IV Regional II, Muhammad Ridho Nasution, dalam keterangan resminya di Jakarta, Minggu (5/10/2025).

Ridho menambahkan, optimalisasi lahan tidur dilakukan secara selektif tanpa mengganggu keberlanjutan usaha teh yang sudah menjadi identitas daerah dan sumber penghidupan masyarakat sekitar.

PTPN IV juga menyampaikan apresiasi atas pernyataan Bupati Simalungun yang menegaskan bahwa kebun teh di wilayah tersebut merupakan bagian dari jati diri daerah, warisan sejarah, dan aset ekonomi masyarakat.

Lebih lanjut, perusahaan menjelaskan bahwa pemanfaatan lahan tidur melalui penanaman kelapa sawit merupakan bentuk efisiensi dan tanggung jawab perusahaan dalam menjaga aset negara agar tetap produktif.

“Jika dibiarkan, lahan yang puluhan tahun tidak diolah justru berpotensi menimbulkan kerugian dan rawan penyalahgunaan,” ujar Ridho.

Melalui pendekatan ini, PTPN IV berupaya menyeimbangkan antara pelestarian komoditas teh bersejarah dan optimalisasi lahan untuk mendukung ketahanan industri sawit nasional. Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat kontribusi perusahaan terhadap perekonomian daerah tanpa mengorbankan nilai historis dan sosial kawasan Simalungun.

Artikel Terkait