Sumatera Barat, SAWIT INDONESIA - PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) Cabang Teluk Bayur kembali menegaskan perannya sebagai simpul logistik penting di wilayah Sumatera Barat. Hal ini terlihat dari pelayanan pemuatan produk turunan kelapa sawit ke kapal MT. Southern Anoa yang dilakukan pada Rabu, 15 April 2026.
Pengiriman menuju Port Qasim, Pakistan ini mencerminkan konsistensi perusahaan dalam mendukung distribusi komoditas unggulan daerah sekaligus mendorong pertumbuhan ekspor nasional. Kapal MT. Southern Anoa yang memiliki panjang 146 meter dengan bobot 11.863 GT berhasil bersandar dengan aman di Dermaga Khusus Curah (DKC) 1 Gaung, Pelabuhan Teluk Bayur.
Kapal berbendera Liberia yang dipimpin oleh Capt. Diana Jigger tersebut direncanakan mengangkut total 18.000 ton produk turunan kelapa sawit. Rinciannya meliputi 4.300 ton RBDPO (Refined, Bleached, and Deodorized Palm Oil), 5.000 ton ROL (Refined, Bleached, and Deodorized Olein), serta 8.700 ton RBDPS (Refined, Bleached, and Deodorized Palm Stearin).
Kinerja positif juga tercermin dari capaian operasional perusahaan sepanjang tahun 2025. PTP Nonpetikemas Cabang Teluk Bayur mencatat realisasi throughput sebesar 5,79 juta ton. Pencapaian ini tetap berhasil diraih meskipun sempat terdampak banjir bandang di Sumatera Barat pada akhir tahun yang menyebabkan gangguan pada jalur logistik darat dari wilayah hinterland.
Memasuki tahun 2026, performa perusahaan terus menunjukkan tren peningkatan. Hingga Triwulan I Tahun 2026, throughput telah mencapai 1,51 juta ton atau setara 118,69% dari target yang ditetapkan. Jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya, terjadi kenaikan sebesar 11,03% dari capaian 1,36 juta ton.
Branch Manager PTP Nonpetikemas Cabang Teluk Bayur, Fauzi, menyampaikan bahwa perusahaan terus berkomitmen untuk mendukung kelancaran arus distribusi barang. Dukungan tersebut mencakup kegiatan ekspor guna meningkatkan devisa negara maupun impor untuk menjaga stabilitas pasokan di dalam negeri.
"PTP Nonpetikemas Cabang Teluk Bayur berkomitmen penuh dalam mendukung distribusi dari dan ke Sumatera Barat. Saat ini, langkah strategis terbaru kami fokuskan pada Optimalisasi DKC 2 Gaung. Hal ini dilakukan guna merespons peningkatan volume produksi seiring dengan beroperasinya pabrik refinery kedua milik PT Padang Raya Cakrawala," ujar Fauzi.
Melalui peningkatan infrastruktur serta kualitas layanan, perusahaan optimis dapat terus memperkuat perannya sebagai mitra strategis bagi industri di Sumatera Barat. Saat ini, layanan kepelabuhanan sudah dapat diakses secara digital melalui Integrated Billing System (IBS), sehingga pengguna jasa tidak perlu melakukan tatap muka dalam proses pengajuan.
Sistem ini juga telah terhubung dengan Pelindo Terminal Operating System Multipurpose (PTOSM), memungkinkan pemantauan layanan secara real-time dari awal hingga selesai. Selain itu, perusahaan juga mulai mengadopsi teknologi ramah lingkungan dengan penggunaan tiga unit Gantry Jib Crane berbasis elektrifikasi untuk kegiatan bongkar muat.
Sumber: kabarbumn.com














