• Kamis, 8 Oktober 2026
Berita Terbaru

PT Teladan Prima Agro Tbk Raih Penghargaan the Best Corporate Transparency and Emission Reduction Awards 2025 

JAKARTA, SAWIT INDONESIA - PT Teladan Prima Agro Tbk atau TPA berhasil mendapatkan penghargaan the Best Corporate Transparency and Emission Reduction Awards 2025 yang diselenggarakan oleh Investortrust pada Selasa, 29 April 2025. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas berbagai inisiatif perusahaan dalam mewujudkan komitmen menurunkan emisi gas rumah kaca.

Adapun TPA mendapatkan dua kategori sekaligus dalam penghargaan tersebut. Pertama, predikat Green diberikan karena perusahaan telah melakukan pengurangan emisi gas rumah kaca. Dalam kategori ini perusahaan dinilai transparan penuh dalam perhitungan emisi dan memiliki target pengurangan emisi yang jelas dan mencapai penurunan signifikan. Selain itu, perusahaan juga dinilai menunjukkan komitmen pada energi terbarukan dan pengurangan konsumsi bahan bakar fosil.

Kedua, predikat Sapphire perusahaan telah melakukan pelaporan perhitungan emisi. Predikat ini diberikan atas tindak lanjut perusahaan yang telah melakukan pelaporan emisi gas rumah kaca.

“Kami mengapresiasi dedikasi, inovasi, dan komitmen seluruh peserta dalam membangun budaya bisnis yang lebih transparan dan bertanggung jawab terhadap lingkungan. Semoga penghargaan ini menjadi inspirasi bagi dunia usaha untuk terus meningkatkan peran aktifnya dalam agenda keberlanjutan,” kata Anggota Dewan Juri the Best Corporate Transparency and Emission Reduction Awards 2025, Hanafi Sofyan Guciano pada malam penghargaan yang digelar Selasa 29 April 2025, di Hotel Sultan, Jakarta.

Sebagai informasi, dalam penghargaan ini sebanyak 370 perusahaan telah dievaluasi dalam proses seleksi awal, terdiri dari 340 perusahaan publik dan 30 perusahaan privat. Dari jumlah tersebut, 318 perusahaan menyatakan kesediaannya untuk berpartisipasi, termasuk 76 perusahaan yang mengintegrasikan laporan keberlanjutannya ke dalam laporan tahunan masing-masing. Untuk masuk nominasi, perusahaan harus memenuhi sejumlah kriteria, antara lain: penerbitan Laporan Keberlanjutan 2023 sebelum 31 Desember 2024, pencantuman perhitungan emisi secara eksplisit, serta tidak terlibat dalam konflik hukum lingkungan yang serius.

Dalam kesempatan yang sama, Juri sekaligus CEO Investortrust, Primus Dorimulu mengatakan pihaknya berharap penghargaan ini dapat mendorong semakin banyak perusahaan untuk mengadopsi praktik pelaporan emisi yang lebih transparan dan proaktif, serta berkontribusi nyata dalam mendukung target dekarbonisasi Indonesia.

Sumber: teladanprima.com

Artikel Terkait