• Kamis, 8 Oktober 2026
Berita Terbaru

PT Teladan Prima Agro Tbk Akan Membagikan Dividen Sebesar Rp 401,34 Miliar untuk Tahun Buku 2024

SAWIT INDONESIA - PT Teladan Prima Agro Tbk (TLDN) akan membagikan dividen sebesar Rp 401,34 miliar untuk tahun buku 2024. Besaran dividen ini tumbuh 153,9% year on year (yoy) dibandingkan dividen yang dibagikan TLDN pada tahun lalu sebesar Rp158,08 miliar. Keputusan ini diambil setelah melalui hasil persetujuan pada Rapat
Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2024 yang diselenggarakan pada 24 April 2025 di Jakarta.

Adapun dividen yang diberikan berasal dari perolehan laba bersih pada tahun lalu sebesar Rp 825,59 miliar, sehingga dividen tahun buku 2024 setara dengan 48,6% dari penggunaan bottom line tersebut. Untuk diketahui, realisasi laba bersih TLDN pada tahun lalu tumbuh 82,7% dibandingkan periode sama tahun sebelumnya
sebesar Rp 451,79 miliar.

Selain dividen, sebesar Rp 423,25 miliar laba bersih tahun buku 2024 akan dimasukkan sebagai laba ditahan. Sisanya, sebesar Rp 1 miliar disisihkan sebagai dana cadangan guna memenuhi ketentuan Pasal 25 ayat (3) Anggaran Dasar Perseroan dan Pasal 70 Undang-Undang Perseroan Terbatas.

“Total dividen untuk tahun buku 2024 setara dengan Rp 31 per saham. Dalam RUPST Tahun Buku 2024 ini juga, manajemen TLDN bersama dengan para pemegang saham, dan stakeholders yang hadir telah menyetujui total dividen yang dibagikan. Jumlah tersebut ditetapkan sebagaimana kebijakan dividen Perseroan
yang berlaku,” kata Direktur Utama TLDN Wishnu Wardhana dalam acara RUPST TLDN Tahun Buku 2024.

Berikut rincian tanggal pembagian dividen TLDN untuk tahun buku 2024;

  • Cum dividen pasar regular dan negosiasi: 6 Mei 2025
  • Cum dividen pasar tunai: 8 Mei 2025
  • Ex-dividen pasar regular dan negosiasi: 7 Mei 2025
  • Ex-dividen pasar tunai: 9 Mei 2025
  • Penentuan daftar pemegang saham yang berhak atas dividen: 8 Mei 2025
  • Tanggal pembayaran dividen tunai: 15 Mei 2025

Selain pembagian dividen, RUPST Tahun Buku 2024 juga telah menyetujui beberapa keputusan. Pertama, menyetujui laporan tahunan untuk tahun buku 2024 dan pengesahan laporan keuangan konsolidasian (audited), untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 serta pemberian pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (volledig acquit et de charge) kepada seluruh anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan atas tindakan pengurusan dan pengawasan yang telah dijalankan selama Tahun Buku 2024, sepanjang tindakan tersebut tercermin dalam Laporan Keuangan Perseroan tahun 2024.

Kedua, menyetujui penetapan penggunaan laba bersih Perseroan untuk Tahun Buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024. Ketiga, menyetujui penunjukan serta penetapan Akuntan Publik dan/atau Kantor Akuntan Publik untuk melakukan audit atas Laporan Keuangan Perseroan untuk Tahun Buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025. Keempat, terkait susunan anggota Dewan Komisaris dan/atau Direksi Perseroan.

Kelima, menyetujui penetapan remunerasi bagi anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan untuk tahun 2025. Keenam, terkait laporan penggunaan dana hasil penawaran umum perdana saham sebesar Rp 285,6 miliar dengan rincian realisasi 15% digunakan untuk pembangunan pabrik pengolahan inti sawit/kernel crushing plant (KCP), realisasi 14% untuk pembangunan pembangkit listrik tenaga biogas/biogas power plant (BPP), dan sebesar 71% yang akan digunakan untuk rencana akuisisi perusahaan perkebunan kelapa sawit, dimana pada tanggal 22 April 2025 Perseroan telah menandatangani Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat dengan PT Rea Kaltim Plantations sehubungan dengan sehubungan dengan rencana akuisisi 100% saham pada PT Cipta Davia Mandiri (CDM).

Sumber: teladanprima.com

Artikel Terkait