• Jumat, 2 Oktober 2026
Hot Issue

Program Beasiswa Sawit Lebih Merata

Program beasiswa sawit memperluas kesempatan anak-anak petani dan pekerja sawit untuk melanjutkan kuliah. Pada 2025, Ditjen Perkebunan Kementerian Pertanian dan Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) telah menetapkan pemberian beasiswa sebanyak 4.000 orang dan 94 perguruan tinggi dari Aceh sampai Papua Barat.

Jutaan petani sawit di Indonesia sujud syukur setelah mendapatkan informasi beasiswa akan ditingkatkan pada tahun ini. Tahun ini jumlah penerima beasiswa sawit ditingkatkan menjadi 4.000 orang untuk anak petani, pekerja, keluarga pekerja/ buruh sawit, pengurus/anggota koperasi, dan ASN (Aparatur Sipil Negara).

“Kenaikan kuota ini sebagai komitmen pemerintah untuk membuka kesempatan seluas-luasnya kepada generasi muda di industri kelapa sawit khususnya anak pekebun sawit,” ujar Plt. Dirjen Perkebunan, Heru Tri Widarto kepada Majalah Sawit Indonesia.

Menurut Heru, program beasiswa sawit dapat meningkatkan kemampuan dan kompetensi anak petani sawit agar mampu berdaya saing melalui pendidikan formal.

“Secara khusus, pemerintah berharap program beasiswa sawit ini dapat dimanfaatkan oleh anak pekebun sawit untuk meningkatkan kemampuan dan kompetensi. Setelah lulus dapat berkontribusi nyata dalam pembangunan kelapa sawit secara berkelanjutan di wilayah asalnya masing-masing,” tambah peraih gelar S2 Universitas Leiden Belandai ni.

Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) resmi mengumumkan lembaga pendidikan sebagai penyelenggara pendidikan Beasiswa SDM Sawit 2025. Melalui surat yang diterbitkan dengan Nomor Peng-3/DPKS/2025, tentang Pengumuman Lolos Seleksi Lembaga Penyelenggara Program Pendidikan Pengembangan SDM Perkebunan Kelapa Sawit 2025.

Dalam surat tersebut tertulis, Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) telah melakukan rangkaian seleksi dan penilaian atas proposal yang masuk berdasarkan Pengumuman No Peg-4/DPKS/2024 tanggal 2 Desember 2024.

Kepala Divisi Program Pelayanan BPDP Arfie Thahar mengatakan BPDP sangat gencar melakukan sosialisasi dan informasi kepada perguruan tinggi untuk mengikuti seleksi program Seleksi Lembaga Penyelenggara Program Pendidikan Pengembangan SDM Perkebunan Kelapa Sawit 2025.

“Jumlah perguruan tinggi yang mengajukan sebagai penyelenggara beasiswa sawit sebanyak 47 universitas/politeknik. Mereka ajukan proposal lalu dilakukan penilaian oleh komite,” ujarArfie Thahar dalam wawancara di ruangannya.

(Selengkapnya dapat dibaca di Majalah Sawit Indonesia, Edisi 163)

Artikel Terkait