Jakarta, SAWIT INDONESIA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan pabrik minyak makan merah pertama di Indonesia yang berlokasi di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Pabrik Minyak Makan Merah Pagar Merbau ini berkapasitas 7 ton per hari yang diharapkan akan memberikan nilai tambah bagi petani sawit.
"Kita bangun pabrik minyak makan merah ini yang pertama kali dan ini kita harapkan dapat memberikan nilai tambah yang baik bagi para petani sawit utamanya yang sudah dalam bentuk koperasi," ujar Presiden Jokowi dalam sambutannya saat Peresmian Pabrik Minyak Makan Merah Pagar Merbau ini.
Dikatakan Jokowi Indonesia ini memiliki 15,3 juta hektare kebun kelapa sawit dan 40,5 persennya adalah milik petani, artinya ada 6,2 juta hektare itu milik petani. Dan, kita ingin nilai tambah itu ada di dalam negeri.
Karena itulah Presiden Jokowi mengharapkan kehadiran pabrik minyak makan merah ini dapat membantu untuk menjaga stabilitas harga TBS (Tandan Buah Segar) petani sawit.
"Kami ingin (harga TBS) tidak naik dan turun karena di sini semuanya diolah menjadi barang jadi yaitu minyak makan merah,"urainya.
Jokowi mengapresiasi pendirian pabrik minyak makan merah sebagai bagian dari hilirisasi sawit. Inilah yang namanya hilirisasi. "Jangan jual TBS, jangan jual CPO, kalau bisa jadikan barang-barang jadi seperti ini, ini bagus sekali."
"Dan, dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, pada pagi – siang hari ini saya resmikan Pabrik Minyak Makan Merah Pagar Merbau di Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara,"pungkas Jokowi.
Dalam peresmian Pabrik Minyak Makan Merah Pagar Merbau hadir pula Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Direktur Utama Holding PTPN III, Abdul Ghani.














