• Rabu, 7 Oktober 2026
Berita Terbaru

Pondok Pesantren Al Amin Dumai Gelar Pelatihan Sebagai Pusat Edukasi Sawit Masyarakat

Jakarta, SAWIT INDONESIA - Pondok Pesantren Al Amin Dumai melaksanakan kegiatan pelatihan perkebunan sawit pesantren percontohan tahun 2025, Jum'at, (10/1/25). Pelatihan ini dibuka langsung Staf Ahli Pj Gubernur Riau Bidang Ekonomi dan Keuangan Tengku Zul Efendi.

Dalam sambutannya Tengku Zul Efendi mengatakan perlunya kolaborasi pemerintah dan pondok pesantren dalam pengembangan perekonomian pondok persantren. Pengembangan perekonomian pondok pesantren merupakan upaya untuk mengembangkan jiwa kewirausahaan santri dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesantren.

Langkah-langkah yang bisa dilakukan pondok pesantren antara lain pertama melakukan sosialisasi gagasan bahwa ekosistem ekonomi pesantren tidak sebatas pesantren dengan masyarakat sekitar, namun dengan sejumlah pesantren dalam kawasan tertentu. Kedua, melibatkan pesantren dalam jumlah tertentu, seperti 10-20 pesantren, atau pesantren satu kabupaten dalam sebuah ekosistem.

Langkah ketiga, dengan sesama pesantren, anggota ekosistem menghitung berapa kebutuhan bulanan rutin layanan untuk santri dan pendidik terkait barang konsumsi seperti lauk pauk, sayur maur, sabun mandi, pasta, alat sekolah dan kemudian sesama pesantren saling berbagi peran pesantren mana yang bisa memenuhi kebutuhan barang tertentu.

"Kami menyambut baik dan mengapresiasi atas inisiatif yang dilakukan oleh Kopontren Al Amin bersama Lembaga Mutu Institute dan Mutu Internasional beserta 10 Pondok Pesantren Percontohan Tahun 2025 ini. Pemerintah Provinsi Riau akan mendukung dan menjembatani melalui Dinas Perkebunan Provinsi Riau agar Kopontren Al Amin Dumai serta10 Pondok Pesantren Sawit Percontohan Tahun 2025 ini menjadi Pusat Edukasi bagi Masyarakat Pekebun Sawit Sekitar Pesantren," urai Tengku Zul Efendi.

KH. W. Zainal Abidin,, Pengasuh Pesantren Al Amin Dumai menyampaikan kegiatan tahap pertama diikuti 10 Pondok Pesantren dari 78 Pondok Pesantren yang melakukan MoU dalam Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Syariah bersama Kopontren Al Amin Dumai.

“Dari 25 Pesantren yang ditargetkan untuk menjadi Pesantren Sawit Percontohan Se-Riau Tahun 2025, hanya 10 Pondok Pesantren yang siap dan menyepakati 5 komitmen bersama Kopontren Al Amin Dumai," tambahnya.

Adapun Sepuluh Pondok Pesantren tersebut adalah PP. Al Ma'arif Siak Kecil Bengkalis, PP. Aufia GIBS Minas Siak, PM. Baitul Qur'an Kota Dumai, Ponpes El Firdaus Rokan Hilir, PP. Al Majidiyah Rokan Hilir, PP. Darussalam Saran Kabun Rokan Hulu, PP. Yazid Rokan Hulu, PP. Al Harokah Darunnajah 12 Dumai, PP. Annajah Kampar dan PPS Al Asasiyyah Rokan Hilir".

Hadir dalam kegiatan ini Walikota Dumai diwakili Staf Ahli, Danlanal Dumai, kadis Perkebunan Provinsi Riau, Kadis Ketahanan Pangan dan Pertanian Dumai, Camat Dumai Barat, KUA Dumai Barat, Lurah Bagan Keladi, Ketua Kopontren Al Amin Dumai, Direktur Mutu Institute dan Mutu Internasional, Pimpinan dari PP. Yazid Rohul, PP. Al Majidiyah Rohil, PP. Al Asasiyyah Rohil, PP. Al Ma'arif Siak Kecil Bengkalis, Peserta Pelatihan dan undangan lainnya.

Artikel Terkait