SAWIT INDONESIA - Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah bersama Polres Seruyan meringkus sebanyak 29 terduga pelaku penjarahan tandan buah segar (TBS) sawit.
“Para terduga ini menjarah TBS sawit di PT Agro Karya Prima Lestari (AKPL) dan berhasil kami amankan pada Kamis malam,” kata Kapolda Kalimantan Tengah (Kalteng), Irjen Pol Iwan Kurniawan, melalui Kabid Humas, Kombes Pol Erlan Munaji.
Dia mengungkapkan, selain 29 terduga pelaku, pihaknya juga berhasil mengamankan barang bukti berupa delapan unit kendaraan pick up berisi TBS sawit dan satu unit kendaraan pick up kosong, delapan buah egrek, delapan buah tijok dan satu buah cangkul.
Pengungkapan ini merupakan sebagai wujud komitmen polri khususnya Polda Kalteng dan jajaran untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat dan iklim investasi agar tetap terjaga dan kondusif.
“Namun, aksi penindakan ini memicu reaksi dari kelompok massa yang meminta para pelaku pencurian untuk dilepaskan. Mereka bahkan melakukan pengerusakan terhadap beberapa fasilitas perusahaan,” ucapnya.
Erlan menambahkan, saat ini Polda Kalteng Telah merespons dengan mengerjakan personel gabungan dari Satbrimob, Reserse, Ditsamapta dan Polres untuk melakukan pengamanan dan penyelidikan terhadap pengerusakan yang terjadi.
Hal ini dilakukan agar aksi massa tidak memperparah situasi yang dikhawatirkan dapat mengakibatkan korban terhadap warga yang ada di lokasi kejadian.
“Kami sangat menyayangkan aksi pengerusakan yang terjadi dan mengajak seluruh masyarakat untuk selalu menjaga situasi kamtibmas dan tidak mudah terprovokasi, “ ujarnya.
Erlan juga menegaskan komitmen dari Polda untuk menindak tegas siapapun yang terbukti melalkukan tindakan pidana dan mengganggu situasi keamanan dan ketertipaban masyarakat.
Akan ada ancaman penjara bagi para pelaku yang dengan sengaja mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polda Kalteng.
“Kami juga menghimbau kepada masyarakat untuk mendukung upaya penegakan hukum dan menjaga situasi keamanan dan keterban masyarakat yang kondusif di Kalteng,” ujar Erlan.
Sumber: kalteng.anataranews.com














