Di tengah hiruk-pikuk kota Pekanbaru yang kian berkembang, sebuah rumah makan unik bernama Planto Tepi Sungai muncul sebagai destinasi kuliner khas Melayu Kampar Riau yang tak hanya menawarkan cita rasa autentik, tapi juga pengalaman bersantap yang tak terlupakan. Beroperasi sejak tahun 2021, Planto berdiri di tepian Sungai Siak dan di atas kapal tongkang yang disulap menjadi restoran terapung, dengan panorama langsung menghadap Jembatan Siak IV.
Meski belum memiliki cabang, Planto telah menarik perhatian banyak kalangan, dari masyarakat lokal hingga pejabat daerah dan pusat, bahkan para artis yang berkunjung ke Pekanbaru. Popularitasnya juga membuat restoran ini kerap menjadi pilihan utama berbagai perusahaan dan instansi pemerintah sebagai tempat bersantap bersama atau menggelar acara.
“Kami ingin mengembangkan konsep yang lebih mandiri, dengan pendekatan khas Melayu Kampar Riau dan suasana yang berbeda,” ujar sang pemilik.
Perjalanan Planto tak selalu mulus. Pandemi COVID-19 menjadi tantangan berat di awal berdirinya. Namun, berkat ketangguhan mental dan komitmen yang kuat, Planto mampu bertahan dan terus tumbuh. Kunci kesuksesannya terletak pada komitmen menjaga kualitas bahan makanan yang selalu segar, pelayanan yang hangat, serta inovasi berkelanjutan yang menjawab kebutuhan pelanggan.
Menu andalannya antara lain masakan khas Melayu Kampar Riau, Asam Pedas Patin, Asam Pedas Tapah, dan Udang Galah, dilengkapi minuman khas seperti Laksamana Mengamuk, Juice Mix Planto, serta Es Kelapa Jeruk. Semuanya disajikan dalam suasana santai, dengan iringan live music setiap hari yang menambah kenyamanan pengunjung.
Planto juga aktif menjaga komunikasi dengan pelanggannya melalui media sosial dan terus melakukan pembaruan. Tahun ini, restoran tersebut tengah mengembangkan sebuah coffee shop di area yang sama, menawarkan tempat ngopi santai dengan panorama sungai yang memikat.
Dalam sehari, Planto mampu menarik pengunjung dalam jumlah besar. “Hampir setiap jam makan siang seluruh meja penuh, dan untuk malam hari banyak booking dari komunitas maupun perusahaan,” jelas pemiliknya. Hal ini membuktikan bahwa Planto bukan sekadar tempat makan, tapi juga menjadi ruang pertemuan sosial dan budaya yang hidup di jantung kota Pekanbaru. Dengan semangat lokal, inovasi tanpa henti, dan dedikasi terhadap kualitas, Planto Tepi Sungai telah menjelma menjadi ikon kuliner khas Melayu Kampar Riau yang membanggakan.














