• Selasa, 6 Oktober 2026
Berita Terbaru

Permintaan Naik, HR CPO Mei 2026 Tembus USD 1.049,58 per MT

Jakarta, SAWIT INDONESIA - Harga Referensi (HR) minyak kelapa sawit (Crude Palm Oil/CPO) untuk penetapan Bea Keluar (BK) dan Pungutan Ekspor (PE) periode 1–31 Mei 2026 ditetapkan sebesar USD 1.049,58 per metrik ton (MT). Nilai ini naik USD 59,95 atau 6,06 persen dibandingkan periode 1–30 April 2026 yang sebesar USD 989,63 per MT.

Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan, Tommy Andana, menyatakan HR CPO Mei 2026 meningkat dibanding periode sebelumnya. Mengacu pada Peraturan Menteri Keuangan (PMK), pemerintah menetapkan BK CPO sebesar USD 178 per MT dan PE sebesar 12,5 persen dari HR, yaitu USD 131,1978 per MT.

Penetapan BK mengacu pada PMK Nomor 38 Tahun 2024 jo. PMK Nomor 68 Tahun 2025, sedangkan PE mengacu pada PMK Nomor 69 Tahun 2025 jo. PMK Nomor 9 Tahun 2026.

Tommy menjelaskan, HR CPO dihitung dari rata-rata harga periode 20 Maret–19 April 2026, yakni Bursa CPO Indonesia sebesar USD 955,79 per MT, Bursa CPO Malaysia USD 1.143,37 per MT, dan harga port CPO Rotterdam USD 1.475,07 per MT.

Kenaikan HR dipicu meningkatnya permintaan dan turunnya produksi akibat libur Idulfitri. Selain itu, kenaikan harga minyak mentah karena faktor geopolitik di Timur Tengah turut mendorong kenaikan.

Mengacu pada Permendag Nomor 35 Tahun 2025, jika selisih harga dari tiga sumber melebihi USD 40, maka perhitungan menggunakan dua harga yang paling mendekati median. Karena itu, pemerintah memakai harga dari Bursa CPO Malaysia dan Bursa CPO Indonesia, sehingga HR ditetapkan sebesar USD 1.049,58 per MT.

Sementara itu, minyak goreng (RBD palm olein) kemasan bermerek dengan berat ≤25 kg dikenakan BK sebesar USD 48 per MT, sesuai Kepmendag Nomor 1029 Tahun 2026.

Artikel Terkait