• Jumat, 9 Oktober 2026
Berita Terbaru

Pengamat Sebut Kenaikan HET Minyakita Bakal Kerek Inflasi

Jakarta, SAWIT INDONESIA - Rencana pemerintah menaikkan harga eceran tertinggi (HET) Minyakita dari Rp14.000 per liter menjadi Rp15.500 dinilai akan membebani masyarakat secara luas. Analis Kebijakan Pangan Syaiful Bahari menjelaskan kenaikan HET Minyakita justru akan mempertinggi inflasi pangan yang saat ini sudah terbebani dengan kenaikan bahan pokok lainnya seperti beras.

“Ini justru kontradiktif dengan upaya pemerintah ingin menurunkan angka inflasi. Kalau HET Minyakita naik sudah pasti akan mendorong harga minyak goreng di pasar retail yang bukan Minyakita makin ikut-ikutan naik,” ujarnya, Selasa (18/6/2024).

Seharusnya, ujar dia, dengan produksi CPO nasional yang surplus, pemerintah menggunakan minyak goreng sebagai peredam inflasi. Bukan justru malah menambah beban inflasi pangan.

"Sebenarnya pemerintah tidak perlu menaikan HET Minyak Kita karena sampai saat ini produksi sawit dan CPO nasional tetap surplus, bahkan produksi CPO di 2023 meningkat 7,15% mencapai 50,07 juta ton. Sedangkan konsumsi minyak sawit di tahun yang sama sebesar 23,13 juta ton, itupun sudah termasuk untuk program biodiesel," kata Syaiful.

Lebih lanjut, Syaiful menerangkan bahwa saat ini pemerintah sendiri sudah mempunyai instrumen kebijakan Domestic Market Obligation (DMO) dan Domestic Price Obligation (DPO). Kebijakan tersebut merupakan kewajiban dari produsen dan eksportir CPO untuk mengalokasikan bagian CPO nya untuk produksi minyak goreng di dalam negeri.

"Persoalannya apakah kebijakan tersebut sudah diterapkan secara benar. Alih-alih tuntaskan kebijakan tersebut dari pada menaikan HET Minyakita," sebut dia.

Untuk diketahui, berdasarkan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 41 Tahun 2022, HET untuk Minyakita sendiri telah ditetapkan sebesar Rp14.000 per liter dan belum pernah mengalami kenaikan sampai saat ini. Pemerintah, dalam hal ini Kemendag berencana kenaikan HET Minyakita menjadi Rp15.500.

Namun sampai dengan saat ini, Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan menegaskan bahwa belum ada rapat yang akan dilaksanakan untuk membahas kenaikan HET Minyakita tersebut."Kan lagi belum rapat, nunggu sudah waktunya untuk dinaikkan. Ada rapat Kemenko kalau ada undangan saya usul (naik)," tuturnya.

Artikel Terkait