Ungaran, SAWIT INDONESIA – PT Agrinas Palma Nusantara mencetak pendapatan Rp 2,2 triliun di periode April-Agustus 2025. Kenaikan pendapatan ini ditopang volume penjualan dan harga CPO dunia.
“Pendapatan Agrinas Palma telah mencapai Rp2,2 triliun selama 4 bulan lebih Agrinas beroperasi,” ujar Direktur Utama PT Agrinas Palma Nusantara, Jenderal TNI (Purn) Agus Sutomo di sela-sela MoU PT Agrinas Palma Nusantara dan Yayasan Kader Perkebunan Yogykarta (YKPY) di Ungaran, Jawa Tengah, Senin (8 September 2025).
Agus Sutomo menjelaskan bahwa Agrinas Palma mengelola kebun sawit secara profesional dalam rangka meningkatkan produksi.
“Kami targetkan produksi terus meningkat, tidak boleh flat. Karena itulah, kami terus evaluasi lalu peluangnya apa untuk dapat ditingkatkan,” tegas mantan Danjen Kopassus periode 15 Juni 2012- 5 September 2014 ini.
Agus Sutomo menjelaskan bahwa Agrinas Palma bekerja sesuai penugasan dari Negara untuk mengelola perkebunan sawit dalam rangka mewujudkan kemandirian pangan dan energi nasional.
“Sampai hari ini, kami telah menerima tugas dari negara untuk mengelola 833 ribu hektare. Apabila tidak ada perubahan, kami akan menerima lagi sekitar 700 ribu hektare. Nantinya total 1,5 juta ha,” kata Agus Sutomo.
Senior Executive Vice President Corporate Secretary & ESG PT Agrinas Palma Nusantara, Okky Suryono menambahkan bahwa perusahaan melalukan sejumlah strategi dalam upaya meraih target pendapatan dari aspek peningkatan produktivitas.














