Jakarta, SAWIT INDONESIA - Emiten perkebunan kelapa sawit PT Palma Serasih Tbk. (PSGO) mengonfirmasi insiden kebakaran yang melanda fasilitas Pabrik Kelapa Sawit (PKS) milik entitas anak usahanya, PT Nusaraya Agro Sawit (NUSA), pada Minggu (18/10/2026) malam.
Dikutip Sawit Indonesia dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), manajemen memastikan tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut.
Direktur sekaligus Sekretaris Perusahaan PSGO, Astrida Niovita Bachtiar, menjelaskan bahwa saat ini perseroan bersama manajemen NUSA masih melakukan investigasi mendalam di lapangan guna mengidentifikasi penyebab pasti kebakaran serta memetakan tingkat kerusakan fasilitas.
“Perseroan belum dapat menyampaikan informasi dan kesimpulan mengenai estimasi kerugian finansial maupun jangka waktu pemulihan pabrik,” ujar Astrida dalam laporan resminya kepada otoritas bursa.
Guna menjaga ritme bisnis dan target kinerja emiten, manajemen PSGO mengalihkan proses pengolahan hasil panen Tandan Buah Segar (TBS) ke fasilitas PKS milik anak usaha perseroan lainnya. Langkah kontinjensi ini diambil agar aktivitas operasional perkebunan NUSA tetap berproduksi secara optimal.
Manajemen menegaskan bahwa gangguan teknis pada pabrik pengolahan tersebut tidak memberikan dampak negatif yang material terhadap kelangsungan usaha maupun kinerja keuangan konsolidasian perseroan secara umum.
“Perseroan memastikan kegiatan operasional perkebunan NUSA tetap berjalan normal melalui langkah penyesuaian, sehingga kejadian ini tidak berdampak material terhadap kinerja perseroan,” tambah Astrida.
PSGO berkomitmen untuk menyelesaikan penanganan pascabencana secara transparan dan bertanggung jawab dengan memprioritaskan standar keselamatan kerja serta berkoordinasi erat bersama pihak-pihak berwenang.














