• Kamis, 1 Oktober 2026
Berita Terbaru

MyTrico “Si Hitam Manis” Trikoderma dari PT Myco Agro Lestari

MyTrico hadirkan solusi Efektif Efisien dan Ekonomis untuk penanganan Ganoderma. Produk ini mengandung "akomodasi" bagi trikoderma berasal dari humus pohon bambu, menir padi, asam humat dan asam amino alami. Hasil riset dari berbagai universitas dan lembaga penelitian di Indonesia dan Malaysia.

MyTrico Si Hitam Manis dari PT Myco Agro Lestari sangat menarik. Produk ini menawarkan pendekatan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan untuk mengendalikan jamur Ganoderma, yang merupakan ancaman besar bagi perkebunan kelapa sawit.

Berikut adalah poin-poin penting mengenai kandungan penunjang (akomodasi) dalam produk tersebut yang membuatnya efektif:

Kandungan Utama dan Fungsinya

  • Humus Pohon Bambu: Menjadi media pembawa mikroba yang kaya nutrisi alami. Kandungan ini mendukung kolonisasi awal jamur baik di dalam tanah.
  • Menir Padi: Berperan sebagai sumber karbon dan energi (makanan instan) bagi Trichoderma. Ini memicu pertumbuhan jamur pelindung secara cepat.
  • Asam Humat (Humic Acid): Berfungsi memperbaiki struktur fisika dan kimia tanah. Zat ini meningkatkan kapasitas tukar kation tanah dan merangsang pertumbuhan akar tanaman.
  • Asam Amino Alami: Membantu pemulihan jaringan tanaman yang stres atau rusak akibat serangan penyakit. Unsur ini juga mempercepat penyerapan nutrisi oleh tanaman.

Keunggulan Formula 3E

  • Efektif: Memanfaatkan agen hayati Trichoderma yang secara aktif mematikan dan merebut ruang hidup jamur Ganoderma.
  • Efisien: Kombinasi nutrisi pendukung langsung dalam satu produk mempercepat aktivasi mikroba di lapangan tanpa perlu banyak tambahan bahan lain.
  • Ekonomis: Menurunkan biaya jangka panjang akibat gagal panen atau penggantian bibit mati (replanting) secara prematur.

“Secara umum di lapangan, aplikasi preventif (pencegahan) jauh lebih disarankan dan memiliki tingkat keberhasilan hingga 80-90% dibandingkan kuratif (pengobatan). Hal ini karena jamur Ganoderma menyerang sistem perakaran dalam tanah, sehingga gejalanya sering kali baru terlihat di daun saat kerusakan akar sudah mencapai di atas 50%,“ ujar DR (Cand) Dadang Gusyana, S.Si, MP Head of RnD PT Myco Agro Lestari.

Berikut adalah panduan standar aplikasi lapangan untuk Trichoderma (seperti MyTrico Si Hitam Manis dari PT Myco Agro Lestari) baik untuk tindakan pencegahan maupun pengobatan:

1. Strategi Preventif (Pencegahan) — Sangat Direkomendasikan

Fokus utamanya adalah membentengi akar tanaman kelapa sawit sejak dini agar Ganoderma tidak bisa masuk.

  • Fase Pembibitan (Pre/Main Nursery):
    • Cara: Campurkan produk secara merata dengan media tanah sebelum bibit ditanam, atau taburkan di lubang tanam polybag saat pemindahan bibit.
  • Fase Lubang Tanam (Replanting / TBM):
    • Cara: Taburkan merata di dasar dan dinding lubang tanam sesaat sebelum bibit diturunkan ke lapangan.
  • Tanaman Belum Menghasilkan (TBM) & Tanaman Menghasilkan (TM) Sehat:
    • Cara: Taburkan melingkar di area piringan (radius 50–70 cm dari pangkal batang),0.5 – 1 kg lalu tutup tipis dengan tanah atau janjangan kosong agar Trichoderma terlindung dari sinar matahari langsung.
    • Interval: Diulang secara berkala, idealnya menjelang atau di awal musim hujan.

2. Strategi Kuratif (Pengobatan)

Tindakan ini dilakukan jika tanaman sudah menunjukkan gejala awal (seperti daun menguning atau busuk pupus) atau berada langsung di sebelah tanaman yang sudah tumbang akibat Ganoderma.

  • Cara Aplikasi (Piringan & Pembubunan):
    • Bersihkan piringan dari gulma.
    • Buat parit kecil melingkar atau lakukan penaburan merata di sekeliling pangkal batang sejauh radius 1 meter dengan dosis 1 – 1.5 kg.
    • Lakukan pembubunan tanah (menimbun pangkal batang dengan tanah subur setinggi 30–50 cm) setelah produk ditaburkan. Langkah ini merangsang pertumbuhan akar baru (secondary roots) yang langsung dilindungi oleh Trichoderma. Interval: Lakukan aplikasi intensif secara berkala hingga tanaman menunjukkan tanda-tanda pemulihan (muncul daun hijau baru).

Waktu aplikasi terbaik dan frekuensi pengulangan Trichoderma di lapangan agar mikroba dapat tumbuh maksimal dan tidak mati sebelum sempat menginfeksi jamur Ganoderma:

1. Waktu Aplikasi Terbaik di Lapangan

  • Waktu Harian: Aplikasi sebaiknya dilakukan pada pagi hari sebelum jam 09.00 atau sore hari setelah jam 15.30.
    • Alasan: Sinar matahari terik mengandung sinar ultraviolet (UV) tinggi yang dapat membunuh spora Trichoderma sebelum mereka sempat masuk ke dalam tanah.
  • Kondisi Cuaca: Sangat ideal diaplikasikan pada awal musim hujan atau saat kondisi tanah sedang lembab.
    • Alasan: Trichoderma membutuhkan kelembaban udara dan tanah yang cukup tinggi untuk dapat aktif, berkecambah, dan berkembang biak mengkolonisasi perakaran.

2. Frekuensi Pengulangan dalam Setahun

Karena Trichoderma adalah makhluk hidup (agen hayati), populasinya di dalam tanah bisa menyusut akibat faktor cuaca ekstrem (kemarau panjang), erosi, atau penggunaan pupuk kimia berkali-kali. Oleh karena itu, diperlukan aplikasi ulang secara berkala:

  • Untuk Tindakan Preventif (Pencegahan / Tanaman Sehat):
    • Frekuensi: 2 kali dalam setahun (setiap 6 bulan sekali).
    • Rekomendasi: Lakukan di setiap awal musim hujan (misalnya menjelang peralihan musim).
  • Untuk Tindakan Kuratif (Pengobatan / Gejala Awal & Tanaman Tetangga):
    • Frekuensi: 3 sampai 4 kali dalam setahun (setiap 3–4 bulan sekali).
    • Rekomendasi: Aplikasi harus lebih intensif dikombinasikan dengan pembubunan tanah untuk memastikan populasi Trichoderma selalu lebih dominan daripada jamur Ganoderma di area perakaran tersebut.

Tips Tambahan untuk Menjaga Efektivitas

  • Hindari Fungisida Kimia: Jangan mengaplikasikan fungisida kimia ke tanah minimal 2 minggu sebelum dan sesudah aplikasi Trichoderma, karena fungisida tersebut dapat mematikan Trichoderma.
  • Tutup dengan Tanah/Mulsa: Setelah produk ditaburkan di piringan, usahakan langsung ditutup tipis menggunakan tanah sekitarnya atau serasah/janjangan kosong agar kelembabannya terjaga dari penguapan udara.

Jadi, keunggulan MyTrico Si Hitam Manis produksi PT Myco Agro Lestari dapat dirangkum ke dalam tiga poin 3E (Efektif, Efisien, Ekonomis) berikut ini yaitu Efektif Melawan Ganoderma Melalui Formula Lengkap, Efisien Secara Operasional Lapangan dan Ekonomis untuk Investasi Perkebunan. Informasi lebih lanjut klik www.mycovir.com.

Artikel Terkait