Jakarta, SAWIT INDONESIA – Menteri Pertanian RI, Amran Sulaiman menargetkan penanaman baru lahan kedelai seluas 1 juta hektare secara bertahap dari kebun sawit eks-sitaan Satgas PKH (Penertiban Kawasan Hutan). Pernyataan ini disampaikan seusai pertemuan di kediamannya, Jakarta Selatan, Jumat (21 November 2025).
Lahan baru tersebut, dikatakan Amran, merupakan hasil sitaan negara yang belum ditanami sawit. Karena pemerintah belakangan ini tengah menyita lahan sawit yang bermasalah dan dikembalikan ke negara.“Jadi lahan baru, lahan eks yang disita tetapi belum ada sawitnya,” kata dia.
Selain kedelai, pemerintah juga mendorong pengembangan peternakan sapi perah bekerja sama dengan Kementerian Kehutanan.
“Untuk peternakan, kita kerja sama dengan kehutanan. Kami tadi telpon, bicara langsung dengan Pak Menteri Kehutanan. Juga kerja sama dengan Pak Nusron, Menteri ATR/BPN,” kata dia.
Amran menjelaskan bahwa pengembangan peternakan sapi akan dilakukan dengan sistem terintegrasi.
“Jadi terintegrasi. Pakannya disiapkan. Ini ada sapinya, kemudian ada pabrik pakan, kemudian penyediaan rumput. Yang paling berat adalah penyediaan rumput,” ujar Amran.














