• Sabtu, 3 Oktober 2026
Berita Terbaru

Majalah SAWIT INDONESIA Bersama BPDP Gelar Workshop Kewirausahaan Sawit untuk Gen Z

Yogyakarta, SAWIT INDONESIA - Majalah Sawit Indonesia bersama Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) akan menyelenggarakan kegiatan Workshop Gen-Z Preneur UMKM Sawit bertajuk “Rintisan Wirausaha Perkebunan dan Oleofood” pada 12–13 Mei 2026 di AKPY STIPER dan INSTIPER Bakery Academy. Kegiatan ini digelar sebagai upaya memperkenalkan potensi produk UMKM berbasis sawit kepada generasi muda sekaligus mendorong lahirnya wirausahawan baru di sektor perkebunan dan oleofood.

Workshop akan dikemas dalam bentuk talkshow dan kunjungan lapangan (field trip). Pada hari pertama, peserta akan mengikuti sesi workshop dan diskusi interaktif di AKPY STIPER Yogyakarta. Selanjutnya, pada 13 Mei 2026 peserta akan melakukan kunjungan lapangan ke INSTIPER Bakery Academy (IBA), salah satu unit kegiatan ko-kurikuler yang dikelola INSTIPER Yogyakarta untuk mengembangkan minat, keterampilan, dan jiwa kewirausahaan mahasiswa di bidang industri roti dan kue.

Ketua Pelaksana acara, Qayuum Amri, mengatakan bahwa kegiatan ini dirancang untuk mendekatkan sektor UMKM sawit kepada generasi muda, khususnya Gen Z, yang memiliki karakter kreatif, adaptif terhadap teknologi, dan terbuka terhadap inovasi.

“Gen Z memiliki potensi besar sebagai motor penggerak UMKM sawit di masa depan. Mereka tumbuh di era digital dan memiliki kemampuan untuk menciptakan inovasi produk sekaligus memasarkan produk secara kreatif melalui platform digital dan media sosial,” ujar Qayuum Amri.

Ia menjelaskan, saat ini Indonesia tengah memasuki periode bonus demografi, di mana kelompok usia produktif mendominasi populasi nasional. Menurutnya, Gen Z akan menjadi pengisi utama masa produktif tersebut sehingga perlu dipersiapkan melalui pendidikan kewirausahaan dan penguatan keterampilan praktis.

Selain itu, tingginya adopsi teknologi di kalangan Gen Z juga menjadi peluang besar bagi pengembangan sektor UMKM sawit. Generasi ini dinilai mampu mempercepat transformasi digital melalui pemanfaatan kecerdasan buatan (AI), pemasaran digital, hingga pengembangan layanan berbasis teknologi untuk pelaku UMKM.

Dalam workshop ini, peserta akan mendapatkan wawasan mengenai berbagai peluang usaha berbasis produk turunan sawit. Di antaranya membangun bisnis kreatif dari produk kuliner, minuman ringan, kopi, batik, hingga kerajinan tangan berbasis sawit. Selain itu, peserta juga akan dikenalkan pada peluang pengembangan layanan digital, aplikasi AI untuk UMKM sawit, serta strategi promosi produk melalui media sosial.

Tidak hanya berisi materi teori, kegiatan ini juga menitikberatkan pada praktik langsung. Peserta akan diajak mencoba pemanfaatan produk turunan sawit dan melihat proses produksi secara langsung melalui kunjungan fasilitas produksi di INSTIPER Bakery Academy.

“Peserta tidak hanya mendengar materi, tetapi juga akan praktik langsung dan melihat bagaimana produk berbasis sawit dapat dikembangkan menjadi usaha yang bernilai ekonomi. Harapannya, pengalaman ini bisa diterapkan kembali oleh peserta di daerah masing-masing,” tambah Qayuum.

Kegiatan ini juga menjadi wadah pertemuan antara pelaku UMKM sawit dengan kalangan Gen Z guna membangun kompetensi dan memperluas jaringan kewirausahaan. Selain talkshow dan kunjungan lapangan, rangkaian acara turut menghadirkan lomba kreativitas promosi produk UMKM sawit di media sosial.

Artikel Terkait