Jakarta, SAWIT INDONESIA - Modernisasi pertanian Indonesia semakin mendapat dorongan dengan hadirnya teknologi mekanisasi yang dirancang sesuai kebutuhan petani. Menjawab tantangan keterbatasan tenaga kerja sekaligus meningkatnya kebutuhan pangan nasional, Mahindra Farm Equipment (FE) melalui RMA Indonesia resmi meluncurkan Mahindra OJA 3140 pada ajang Inagritech 2026.
Peluncuran traktor kompak bertenaga 40 HP ini menjadi bagian dari komitmen Mahindra dan RMA Indonesia dalam mendukung transformasi pertanian nasional menuju sistem produksi yang lebih modern, efisien, dan berkelanjutan. Kehadiran OJA 3140 diharapkan mampu membantu petani meningkatkan produktivitas sekaligus menekan biaya operasional usaha tani.
Langkah tersebut sejalan dengan kebutuhan sektor pertanian Indonesia yang terus berkembang. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), sektor pertanian memberikan kontribusi sebesar 12,67 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional pada Triwulan I 2026, menegaskan peran strategisnya dalam menopang perekonomian sekaligus menjaga ketahanan pangan nasional.
Country Manager Indonesia RMA Indonesia, Toto Suharto, mengatakan bahwa mekanisasi kini menjadi kebutuhan utama untuk meningkatkan daya saing pertanian Indonesia.
"Ketahanan pangan tidak hanya membutuhkan kerja keras, tetapi juga teknologi yang tepat. Kami percaya mekanisasi bukan lagi sebuah pilihan, melainkan kebutuhan untuk membantu petani meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan keberlanjutan usaha tani. Melalui Mahindra OJA 3140, kami ingin menghadirkan solusi yang benar-benar relevan dengan kebutuhan petani Indonesia," ujarnya, pada Selasa (28 Juli 2026) di Jakarta.
Mahindra OJA 3140 dirancang untuk petani skala kecil hingga menengah dengan berbagai keunggulan yang mendukung aktivitas pertanian. Traktor ini dibekali mesin 29,5 kW (40 HP), transmisi Synchro Shuttle dengan delapan percepatan maju dan delapan percepatan mundur, sistem penggerak 4WD, ground clearance 370 mm, serta kapasitas angkat mencapai 950 kilogram.
Untuk mendukung pengolahan lahan yang lebih optimal, OJA 3140 dipadukan dengan implement Mahindra Paddyvator V6. Kombinasi tersebut menghasilkan traksi yang kuat, efisiensi bahan bakar, kemudahan pengoperasian, serta kemampuan bekerja di berbagai kondisi lahan pertanian.
Dengan dimensi yang kompak namun tetap bertenaga, traktor ini dirancang agar mampu meningkatkan efisiensi pekerjaan mulai dari pengolahan tanah, penanaman, perawatan tanaman, hingga kegiatan logistik di area pertanian.
Menurut Toto, peluncuran OJA 3140 bukan sekadar menghadirkan produk baru, tetapi merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan dalam mendukung modernisasi pertanian Indonesia.
"Peluncuran Mahindra OJA 3140 merupakan langkah awal dari komitmen jangka panjang kami dalam mendukung modernisasi pertanian Indonesia. Ke depan, kami akan terus menghadirkan inovasi, memperluas jaringan distribusi, dan memperkuat layanan purna jual agar petani Indonesia mendapatkan solusi yang menyeluruh," katanya.
Kemitraan antara Mahindra Farm Equipment Sector dan RMA Indonesia sendiri telah dimulai sejak 2024 melalui penunjukan RMA Indonesia sebagai distributor tunggal Mahindra di Indonesia. Sebagai produsen traktor terbesar di dunia berdasarkan volume produksi, Mahindra telah mendukung jutaan petani di berbagai negara selama lebih dari delapan dekade melalui inovasi mekanisasi yang andal dan sesuai dengan kebutuhan lapangan.
Melalui pengalaman global yang dipadukan dengan penguatan jaringan distribusi serta layanan purna jual di Indonesia, Mahindra dan RMA Indonesia optimistis dapat menjadi mitra strategis petani dalam mempercepat adopsi mekanisasi. Upaya tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian, memperkuat daya saing sektor pertanian nasional, serta mendukung terwujudnya ketahanan pangan Indonesia secara berkelanjutan.














