Event ini membekali para teknisi keterampilan teknis yang memenuhi standar global, membantu memastikan bahwa Indonesia tetap kompetitif di pasar global.
PT LiuGong Machinery Indonesia dan Politeknik Negeri Jakarta (PNJ)kembali mengadakan rangkaian gelaran kompetisi untuk para teknisi yaitu 7th LiuGong Global Technical Skills Competition yang berlangsung di Politeknik Negeri Jakarta, Depok, pada Kamis – Jum’at (17 – 18 Oktober 2024).
Kompetisi yang diadakan di PNJ ini diikuti oleh 21 orang yang tergabung dalam 7 tim/kelompok, yang berasal dari teknisi dealer dan konsumen LiuGong di Indonesia.
Berbeda dengan pelaksanaan tahun lalu, untuk tahun ini masing-masing dealer dan konsumen (LiuGong) diberikan kebebasan untuk menyeleksi teknisinya. Teknisi yang lolos akan mendapatkan tiket untuk berkompetisi pada 7th LiuGong Global Technical Skills Competition, yang dilaksanakan di PNJ.
Kompetisi ini merupakan bagian dari inisiatif Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) LiuGong Indonesia yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa dan pekerja Indonesia.
Dalam pelaksanaan kompetisi di atas, dipilih pemenang Juara I, II, dan III dan yang berhasil mendapatkan juara I akan berkompetisi kembali di Tiongkok, pada November mendatang.
President Director PT LiuGong Machinery Indonesia, Levi Lin, menyampaikan pelaksanaan kompetisi yang diadakan di PNJ, merupakan rangkaian dari event 7th LiuGong Global Technical Competition.
“Event ini, menandai tonggak penting dalam perjalanan kita dalam memajukan keterampilan teknis di Indonesia. Acara ini tidak hanya memperkuat kolaborasi antara industri, universitas, mahasiswa, dan para karyawan, tetapi juga menjadi bagian dari inisiatif global LiuGong yang lebih luas,” ujarnya, saat menyampaikan sambutan, pada Jum’at (18 Oktober 2024).
Untuk diketahui, LiuGong Global Technical Skills Competition merupakan bagian dari acara global yang diselenggarakan oleh LiuGong kompetisi serupa juga diadakan di seluruh dunia.
“Pemenang yang berkompetisi di PNJ, akan mewakili Indonesia dan mengikuti kompetisi global di kantor pusat LiuGong di Tiongkok. Di sana mereka akan bersaing dengan orang-orang berbakat terbaik dari seluruh dunia. Hal tersebut merupakan kesempatan luar biasa bagi tenaga kerja lokal kita untuk menunjukkan keterampilan mereka di panggung global,” kata Levi.
Lebih lanjut, ia mengatakan LiuGong tidak hanya berkomitmen untuk menjadi pemimpin dalam industri alat berat, tetapi juga berkontribusi terhadap pengembangan tenaga kerja Indonesia. Dengan membekali mereka keterampilan teknis yang memenuhi standar global, kami membantu memastikan bahwa Indonesia tetap kompetitif di pasar global.
“Kami dengan bangga menyatakan bahwa 90% karyawan LiuGong Indonesia adalah warga negara Indonesia setempat. Hal tersebut adalah bukti keyakinan kami terhadap kekuatan dan potensi tenaga kerja lokal. Banyak dari karyawan kami, termasuk para pengambil keputusan utama, telah memainkan peran penting dalam keberhasilan LiuGong Indonesia, yang menunjukkan bahwa bakat luar biasa tersebut ada di sini,” lanjut Levi.
LiuGong aktif berkolaborasi
Selain kompetisi ini, LiuGong Indonesia juga aktif bekerja sama dengan lembaga pendidikan seperti Politeknik Negeri Jakarta (PNJ). Hingga saat ini, 26 mahasiswa dari PNJ telah direkrut pada gelombang pertama oleh LiuGong Machinery Indonesia dan dealer.
“Dari jumlah tersebut, 11 mahasiswa telah bergabung dengan tim kami, dan kami melihatnya sebagai awal dari kemitraan yang panjang dan membuahkan hasil. Inisiatif ini mencerminkan komitmen kami untuk membina kolaborasi jangka panjang antara industri dan akademisi, memastikan bahwa mahasiswa memiliki kesempatan nyata untuk menerapkan keterampilan mereka di tempat kerja,” ungkap Levi.
Program LiuGong juga sejalan dengan inisiatif Kementerian Pendidikan dan juga sekolah kejuruan di Indonesia, yang menitikberatkan pada peningkatan keterampilan dan daya saing tenaga kerja lokal, terutama di sektor teknis dan industri.
Dijelaskan Levi, pihaknya menyakini bahwa melalui kerja sama yang erat dengan sektor pendidikan dapat membina generasi baru para profesional berketerampilan tinggi yang siap menghadapi tantangan masa depan.
“Saat ini, kami mengapresiasi atas keselarasan yang kuat antara inisiatif LiuGong dan kebijakan pemerintah Indonesia. Melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, telah membuat langkah-langkah signifikan dalam membina pendidikan vokasi dan meningkatkan keterampilan tenaga kerja Indonesia.
(Selengkapnya dapat dibaca di Majalah Sawit Indonesia, Edisi 156)














