• Kamis, 8 Oktober 2026
Berita Terbaru

Kunjungan Kebun, Dr. Sri Gunawan: Perlihatkan Teknik Budidaya Sawit Sesuai <em>Good Agriculture Practices</em>

Palangka Raya, SAWIT INDONESIA - Peserta pelatihan petani sawit yang diikuti petani sawit, penyuluh pendamping dari Kabupaten Pulang Pisau dan Kotawaringin Timur kunjungi perusahaan perkebunan yaitu PT Bumitama Gunajaya Agro (BGA), Region Pundu, Kalimantan Tengah, pada Jum'at (7 Juni 2024).

Kunjungan ini merupakan rangkaian kegiatan pelatihan petani sawit implementasi program pengembangan SDM Perkebunan Kelapa Sawit (SDMPKS) dari BPDPKS dan Ditjen Perkebunan yang diselenggarakan Akademi Komunitas Perkebunan Yogyakarta (AKPY).

Direktur AKPY STIPER, Dr. Sri Gunawan, SP, MP, IPU menyampaikan ucapan terima kasih kepada manajemen (BGA) yang telah menerima kunjungan peserta pelatihan untuk mengunjungi kebunnya.

"Kunjungan (field trip) ini rangkaian dari kegiatan pelatihan petani sawit yang diikuti petani sawit, penyuluh dan pendamping pertanian dari dua kabupaten di Provinsi Kalimantan Tengah, yaitu Kabupaten Kotawaringin Timur dan Pulang Pisau," katanya saat ditemui di lokasi kunjungan.

"Kunjungan ini adalah kali ketiga. Semoga materi dapat diterima dan kunjungan kebun menjadi contoh serta dapat dipraktikkan di kebun masing-masing, usai menjalani pelatihan," tambah Dr. Sri Gunawan.

Sebagai informasi, kunjungan diikuti 165 orang (peserta) yang terdiri dari petani sawit, penyuluh dan pendamping dari Kabupaten Kotawaringin Timur dan Pulang Pisau, Kalimantan Tengah.

"Setelah mendapatkan materi yang disampaikan oleh instruktur dosen dan praktisi kebun, kami mengajak peserta (pelatihan) untuk mengunjungi perkebunan sawit yang dikelola perusahaan dengan pengelolaan sesuai standar (Good Agriculture Practices)," ungkap Direktur AKPY STIPER.

Dikatakan Dr. Sri Gunawan, melalui pelatihan, kami mengharapkan petani sawit dapat naik kelas dengan materi dan contoh yang diperlihatkan, harapannya dipraktikkan di kebun masing-masing sesuai standar Good Agriculture Practices (GAP). Sehingga produksi dan produktivitas bisa meningkatkan serta kesejahteraan jauh lebih baik.

Pada kunjungan kebun perusahaan, peserta diperlihatkan contoh pengelolaan kebun yang baik yang dipraktikkan perusahaan. Misalnya, replanting. Diperlihatkan praktik replanting yang baik, mulai dari tumbang chiping hingga penanamannya agar petani tidak keliru dalam mempraktikkan pengelolaan kebunnya.

Dari pantauan tim redaksi sawitindonesia.com, sebelum mengunjungi kebun para peserta mendapatkan materi tambahan yaitu mekanisasi di perkebunan, hama penyakit tanaman dan teknik pemetaan lokasi kebun. Terlihat para peserta antusias mendengarkan penjelasan dari narasumber dari pihak perusahaan (PT BGA).

Pada kesempatan yang sama, Region Head, Region Pundu, PT Bumitama Gunajaya Agro (BGA), Khairil Manar Jambak mengatakan pihaknya menyambut baik kunjungan peserta pelatihan program SDMPKS dari BPDPKS dan Ditjen Perkebunan yang diselenggarakan AKPY.

"Ini adalah kepercayaan yang diberikan kepada kami (BGA) Region Pundu untuk mendampingi peserta pelatihan untuk berkunjung ke kebun. Mudah-mudahan bisa memberikan inspirasi bagi para peserta, untuk mengambil hal-hal baik yang bisa dipraktikkan di kebun masing-masing. Semoga bisa memberikan manfaat karena pelatihan adalah kegiatan yang sangat baik untuk meningkatkan kapasitas dalam pengelolaan kebun," ucapnya.

"Kami juga mengharapkan kegiatan ini (pelatihan) tetap berkelanjutan yang akan memberikan manfaat bagi petani," imbuh Jambak.

Dikatakan Jambak, pada kesempatan ini, kami perlihatkan praktik replanting dari mulai tumbang chiping hingga lahan yang telah di-replanting. Agar petani bisa melihat secara langsung proses replanting yang sedang dilakukan perusahaan yang dilakukan sesuai dengan standar GAP.

"Sebab, jika proses replanting keliru akan berdampak negatif. Jadi, dari proses tebang, pemilihan bibit hingga penanaman harus sesuai standar (GAP) agar mendapatkan hasil yang optimal," pungkas Jambak.

Artikel Terkait