Berita Terbaru
Kunci Sukses Mendapatkan Benih Sawit Unggul Investasi Yang Sering Terlupakan (Bagian XI)
Sedangkan harga benih dari PT. Lonsum merupakan harga benih tertinggi dengan alasan mengikuti harga jual komoditas minyak sawit (CPO) yang terkait dengan valuta asing (USD). Sealin itu, harga benih cenderung setbil kecuali pada tahun 2007 dan 2008. Pada tahun tersebut terjadi permintaan benih yang sanggat rtinggi sebagai akibat dari tingginya harga minyak sawit.
Harga Benih Unggul Sawit di Indonesia pada Tahun 1997 - 2010
Produsen benih
1997
1998
1999
2000
2001
2002
2003
2004
2005
2006
2007
2008
2009
2010
Marihat Medan
1.500
1.500
1.500
1.500
1.500
1.500
1.800
2.000
2.750
3.000
3.250
6.000
6.500
6.500
PT. Sucfindo
2.000
2.000
2.000
2.000
2.150
2.200
2.300
2.650
3.150
4.300
5.300
9.500
9.500
9.500
PT. Lonsum
2.500
2.500
2.500
2.500
2.500
2.500
2.750
4.000
6.500
7.000
0,90*
1.20*
1.20*
1.20*
PT. Dami Mas Sejahtera
3.650
3.971
4.500
5.750
9.000
9.000
9.000
PT. Sampoerna Agro
2.750
3.150
4.000
4.500
9.000
9.000
9.000
PT. Tunggal Yunus Estate
3.150
3.150
4.500
9.000
8.000
9.000
PT. Tania Selatan Willmar
8.000
8.000
PT. Bakti Tani Nusantara
6.500
6.500
Nilai penjualan benih sawit yang ditampilkan pada gambar diatas dari para produsen dalam negri (domestik). Gambar tersebut mencerminkan potensi pasar benih dan nilai transaksi benih setiap tahun. Nilai penjualan tersebut berkembang pesat sejak tahun 2003 seiring dengan bertambahnya produsen baru dalam industri benih kelapa sawit di Indonesia dari tiga menjadi tujuh produsen pada tahun 2008. Pada tahun 2003 nilai penjualan sebesar 97 miliar rupiah meningkat menjadi lebih dari 1,5 triliun rupiah pada tahun 2008. Nilai oenjualan yang besar tersebut memicu produsen benih ilegal untuk menjual benih ilegal dan meningkatkan penyelundupan benih khususnya dari Malaysia (LMC 2010a, 2010b).
Sumber: Hendra Halomoan Sipayung, Tony Liwang














