Jakarta, SAWIT INDONESIA - Utusan Khusus Presiden bersama Badan Pengelola BUMN memberikan pengarahan strategis kepada jajaran Direksi, Dewan Komisaris, serta perwira TNI dan purnawirawan yang bertugas di PT Agrinas Palma Nusantara di Jakarta. Agenda ini berfokus pada penguatan tata kelola korporasi serta penegasan peran vital perusahaan dalam mendukung ketahanan pangan dan kemandirian energi nasional.
Hadir dalam pertemuan penting tersebut para Utusan Khusus Presiden, yakni Zacky Anwar Makarim, Mazni Harun, dan Tono Suratman, serta Wakil Kepala Badan Pengelola BUMN, Tedi Bharata. Pertemuan ini menjadi momentum konsolidasi krusial guna memastikan setiap penugasan negara dapat dijalankan secara terukur, transparan, dan akuntabel.
Sebagai korporasi yang lahir dalam waktu relatif singkat, pembenahan sistem internal menjadi prioritas utama PT Agrinas Palma Nusantara. Perusahaan terus memperketat tata kelola melalui penerapan skema penjualan satu pintu, e-trading, e-procurement, serta pencatatan keuangan yang tertib. Langkah strategis ini dirancang agar kecepatan eksekusi bisnis tetap berjalan beriringan dengan prinsip kehati-hatiandan kepatuhan regulasi.
Sawit sebagai Penopang Ketahanan Pangan dan Energi
PT Agrinas Palma Nusantara memegang peranan yang sangat strategis karena mengelola sektor kelapa sawit, yang selama ini menjadi komoditas unggulan komparatif Indonesia di kancah global. Sektor ini diproyeksikan menjadi salah satu tumpuan utama dalam menjaga ketahanan pangan, memperkuat kemandirian energi, sekaligus mendongkrak kesejahteraan masyarakat luas.
Untuk memastikan efektivitas di lapangan, pelibatan perwira aktif maupun purnawirawan TNI di dalam struktur organisasi diharapkan mampu menghadirkan nilai-nilai kedisiplinan, integritas tinggi, serta kepemimpinan yang tangguh. Seluruh insan PT Agrinas Palma Nusantara didorong untuk bergerak dalam satu visi besar, yakni one company, one mission, one standard of accountability.
Kesatuan visi tersebut diyakini akan memastikan setiap langkah strategis perusahaan memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat, sekaligus mengakselerasi pencapaian visi besar Indonesia Emas 2045.
Sumber: metrotvnews.com














