• Kamis, 8 Oktober 2026
Berita Terbaru

Komitmen BPDP Dukung Masyarakat Ciptakan dan Kembangkan Produk Turunan Berbasis Sawit, Kakao dan Kelapa

Pangkalan Bun, SAWIT INDONESIA – Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) terus tunjukkan komitmennya dalam mendukung pelaku usaha kecil menengah dan koperasi (UKMK) berbasis sawit, kakao dan kelapa, untuk terus berinovasi menciptakan dan mengembangkan produk turunan hasil dari perkebunan.

Hal tersebut disampaikan Kepala Divisi Kemasyarakatan dan Usaha Kecil Menengah dan Koperasi – BPDP, Helmi Muhansah saat menyampaikan sambutan secara virtual di acara Workshop UKMK Sawit dengan tema ‘Praktik Kewirausahaan Berbasis UKMK Sawit dalam Mendukung Kemandirian Pangan dan Energi’, yang diadakan Akademi Komunitas Perkebunan Yogyakarta (AKPY) bersama Sawit Center Indonesia, dengan dukungan BPDP, di Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah.

Diungkapkan Helmi, saat ini, BPDP terus mendorong masyarakat untuk mengembangkan kewirausahaan berbasis sawit, kakao dan kelapa.

"Kami juga sedang mendiskusikan Gerakan 1.000 UKMK Perkebunan, yang ada di 23 titik di wilayah Indonesia yang akan melibatkan organisasi masyarakat (ormas), seperti NU, Muhammadiyah, KADIN, HIPMI, dan organisasi mahasiswa untuk menggerakkan kewirausahaan," ungkapnya.

"Jadi, nantinya ormas yang menjadi mitra BPDP, akan didorong untuk menciptakan dan mengembangkan produk berbasis perkebunan, bagi yang belum memiliki kompetensi akan diberikan pengetahuan UKM berbasis perkebunan," imbuh Helmi.

Selain itu, lanjutnya, pihaknya berencana mendirikan Rumah UKMK Perkebunan yang akan menampilkan produk UKMK Perkebunan dari masyarakat.

"Oleh karena itu, melalui pelatihan (workshop) ini, diharapkan akan muncul produk yang bisa di-display di Rumah UKMK Perkebunan. Mudah-mudahan pelaku usaha kecil dari Kotawaringin Barat bisa menjadi mitra dari BPDP, yang bisa menciptakan dan mengembangkan produknya, sehingga nantinya bisa di-display di Rumah UKMK Perkebunan. Tentunya, produk dari turunan sawit, kakao dan kelapa," jelas Helmi

Seperti diketahui, selama dua hari (25 – 26 Agustus 2025), sebanyak 40 orang perwakilan dari UKM dan Koperasi dari Kabupaten Kotawaringin Barat (Kalimantan Tengah), mengikuti kegiatan Workshop UKMK Sawit. Pada kesempatan itu, beragam materi disampaikan untuk membuka wawasan peluang usaha menciptakan dan mengembangkan produk-produk dari produk turunan sawit. Tidak hanya mendapatkan materi, peserta juga diajak untuk praktik langsung membuat produk berbahan dasar sawit, seperti membuat biochar, agensia hayati, bio fertilizer, sabun, lilin, gula semut, dan kebun hortikultura. Salah satunya praktik membuat sabun cair berbasis sawit. Produk yang sering digunakan di rumah tangga untuk cuci piring.

"Jika di Kotawaringin Barat memiliki potensi perkebunan sawit, maka harapannya ada produk berbasis sawit. Pada intinya, kami sangat mengapresiasi kegiatan ini (workshop), dan menanti produk yang dihasilkan dari kegiatan (workshop), bukan hanya rekomendasi melainkan produk nyata yang dapat dikurasi dan ditampilkan," pungkas Helmi.

Sebagai informasi, saat ini BPDP sudah memiliki katalog 100 produk berbasis sawit dari UKMK yang dapat menginspirasi pelaku usaha kecil dan koperasi untuk mengembangkan produk lebih banyak dan baik lagi.

Artikel Terkait