• Sabtu, 3 Oktober 2026
Berita Terbaru

Kolaborasi Politeknik LPP Yogyakarta dan BPDP Gelar Pencarian Duta UKMK Sawit

Jakarta, SAWIT INDONESIA – Upaya mengenalkan manfaat sawit terus dilakukan kepada masyarakat. Sebab, dari sawit beragam produk dapat dihasilkan, tak terkecuali sebagai bahan untuk usaha kecil. Maka, salah satu untuk mengenalkannya dengan pencarian duta Usaha Kecil Menengah dan Koperasi (UKMK) Sawit bagi mahasiswa, yang diselenggarakan Politeknik LPP Yogyakarta berkolaborasi dengan Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP).

Acara tersebut dilaksanakan dengan rangkaian kegiatan pencarian duta UKMK sawit bagi mahasiswa Yogyakarta di Balai Latihan Kerja (BLK) LPP Rangkas bitung, Kabupaten Lebak, Banten pada 9 hingga 14 Februari 2025. Diikuti 30 peserta (16 laki-laki dan 14 perempuan) dari Perguruan Tinggi Yogyakarta yang terseleksi. Peserta yang merupakan generasi-Z diharapkan dapat berperan dalam mengkampanyekan kebaikan sawit dan produk UKMK sawit.

Selama kegiatan para peserta mendapatkan beragam materi antara lain kedisiplinan, pengembangan karakter, pengetahuan umum industri sawit dan UKMK sawit serta pengetahuan umum terkait tugas sebagai calon duta UKMK sawit.

Wakil Direktur I Politeknik LPP Ratna Sri Harjanti mengungkapkan pentingnya mahasiswa terutama mahasiswa berlatar belakang perkebunan, pertanian, agro teknologi mengetahui manfaat sawit atau limbah sawit sebagai produk.

“Ajang ini diharapkan akan dapat memberikan pengetahuan lebih mengenai produk hilir sawit termasuk pembuatan produk UKMK berbahan sawit dan limbah sawit,”ungkapnya, dikutip dari laman resmi https://www.bpdp.or.id/.

“Semoga nantinya Duta UKMK sawit yang terpilih akan dapat berpartisipasi dalam mengkampanyekan kebaikan-kebaikan sawit dan produk-produk berbahan sawit sehingga UKMK sawit semakin berkembang,” imbuh Ratna, saat menyampaikan sambutan.

Manfaat sawit yang begitu besar bagi kehidupan untuk pangan hingga energi terbarukan. Bahkan, limbah sawit dapat digunakan sebagai bahan suatu produk yang bernilai tambah. Untuk itu, pentingnya inovasi yang dapat menghasilkan berbagai produk turunan dari bahan baku sawit.

Helmi Muhansah menyampaikan nantinya duta UKMK sawit tentu harus dapat berpartisipasi dalam mengampanyekan kebaikan sawit, serta dapat ikut berperan aktif dalam mendorong munculnya produk-produk berbahan sawit melalui UKMK.

“Harapannya, duta UKMK sawit ini dapat pula untuk menjadi wirausaha muda dengan produk-produk unggulan berbahan sawit. Mahasiswa masih muda, memiliki ide dan gagasan yang lebih luas sehingga sangat berpotensi untuk menjadi wirausaha pada UKMK sawit,” ujarnya, secara virtual.

Kampanye kebaikan sawit dan produk UKMK akan lebih cepat, apabila semua stakeholder terlibat terutama mahasiswa sebagai generasi-Z yang memiliki akses dan ruang yang sangat luas dalam mengkampanyekan dan mengeduaksi kebaikan-kebaikan sawit.

Perlunya kolaborasi

Sementara itu, pada kesempatan yang sama, Imam Suangsa sebagai Plt Kepala Dinas Koperasi dan UKM menambahkan perlunya mahasiswa berkolaborasi dengan masyarakat dalam mengembangkan produk-produk berbahan sawit.

“Masyarakat umum perlu pendampingan dan kolaborasi dengan mahasiswa dan semua pihak agar dapat menghasilkan inovasi produk baru berbahan sawit,” ujarnya.

Rahmat selaku Kepala Dinas Pertanian menambahkan perlu dorongan dan implementasi nyata bagi masyarakat sekitar kebun sawit untuk dapat menghasilkan produk dari limbah sawit.

“Lebak dan Pandeglang masih memiliki masyarakat sekitar kebun sawit kurang antusias terhadap pemanfaatan limbah sawit sebagai produk UMKM, sehingga ini dapat dijadikan peluang bagi adik-adik mahasiswa untuk dapat mengembangkan produk-produk kerajinan yang lebih berinovasi sehingga dapat memiliki tambahan nilai ekonomi,” katanya.

Peserta yang terlibat dalam gelaran pencarian Duta UKMK Sawit bersemangat dalam mengikuti rangkaian kegiatan ini. Salah satu peserta menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat menyenangkan, bisa bertemu kawan baru, narasumber dan pelatih serta tambahan pengetahuan tentang kelapa sawit, produk-produk berbahan sawit serta dapat mengembangkan karakter dan kedisiplinan yang harus dimiliki oleh calon duta UKMK sawit.

“Terimakasih kepada BPDP dan Politeknik LPP Yogyakarta yang telah mengadakan kegiatan ini. Semoga kegiatan ini dapat dilaksanakan setiap tahunnya dalam rangka mendukung sawit berkelanjutan terutama untuk mengembangkan produk berbahan sawit,“ harapan salah satu peserta.

Artikel Terkait