• Kamis, 1 Oktober 2026
Berita Terbaru

Kerja Sama BRIN-UNISA Majukan Industri Pertanian

Jakarta, Sawit Indonesia - Indonesia sebagai negara yang kaya akan biodiversitas, memiliki potensi besar dalam eksplorasi mikroorganisme untuk pengembangan industri bioteknologi pertanian dan pangan. BRIN melalui Pusat Riset Teknologi dan Proses Pangan (PRTPP) dengan Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Aisyiyah Yogyakarta (FST UNISA) menjalin kerja sama strategis dalam visi yang sama, memajukan industri sektor pertanian dan pangan melalui inovasi bioteknologi.

Kepala PRTPP BRIN Satriyo Krido Wahono menyampaikan, PRTPP BRIN memiliki komitmen kuat dalam pengembangan sektor pangan melalui riset yang terukur dan evaluasi berkala. “Kami siap untuk memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak termasuk perguruan tinggi, untuk mengaplikasikan hasil riset yang lebih luas. Meskipun penelitian menjadi prioritas utama, PRTPP BRIN juga terbuka untuk terlibat dalam kegiatan Tridharma Perguruan Tinggi lainnya," terangnya saat penandatanganan kerja sama di Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Aisyiyah Yogyakarta, pada Rabu (28/8).

Kerja sama ini berfokus pada sejumlah inovasi riset antara lain eksplorasi mikroalga indigenous dalam pengembangan pangan fungsional, optimasi produksi eksopolisakarida dalam skala besar. Kemudian, penelitian mendalam terhadap mikroba dari rhizosfer tanaman maupun produk salak.

Andri Frediansyah Periset PRTPP BRIN menyatakan, kolaborasi bertujuan untuk memperkuat ekosistem riset bioteknologi pertanian dan pangan. “Kolaborasi ini memungkinkan untuk menemukan mikrobia bermanfaat yang dapat mendukung produksi pangan berkelanjutan,” ungkapnya.

Selain itu, pengembangan riset akan mengungkap potensi senyawa bioaktif yang dapat dimanfaatkan dalam pengembangan produk nutrasetikal. “Hasil-hasil eksplorasi mikroba fungsional ini akan diaplikasikan dalam pengembangan produk pangan yang inovatif dan berkelanjutan," tambah Fred.

Kolaborasi ini dirancang untuk memperkuat riset dan pengembangan bioteknologi pertanian dan pangan di Indonesia. Melalui sinergi antara kedua institusi, serangkaian kegiatan penelitian meliputi eksplorasi mikroba asli Indonesia, penyusunan draf paten. Ada publikasi ilmiah hasil kegiatan kerja sama, pemantauan, evaluasi, dan pelaporan kegiatan kerja sama.

Di samping itu juga terdapat kegiatan pendampingan, pertukaran ilmu pengetahuan, serta pemanfaatan bersama sarana prasarana, yang akan menjadi pilar utama dalam mencapai tujuan strategis.

Sumber: brin.go.id

Artikel Terkait