• Minggu, 4 Oktober 2026
Berita Terbaru

Karhutla Kampar Nol Hotspot, Pemkab Fokus Maksimalkan Pendinginan Pastikan Bara Padam Total

KAMPAR, SAWIT INDONESIA — Penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Kampar menunjukkan perkembangan positif. Berdasarkan pemutakhiran data, jumlah titik panas (hotspot) kini telah berada di angka nol. Kendati demikian, Pemerintah Kabupaten Kampar memilih untuk tidak lengah dan langsung mengalihkan fokus ke tahap pendinginan intensif demi memastikan seluruh bara api padam secara tuntas.

Langkah siaga tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Kampar Ahmad Yuzar, S.Sos., MT, didampingi Sekretaris Daerah Kampar Dr. Ardi Mardiansyah, S.STP., M.Si. Keduanya memimpin jalannya expose penanganan Karhutla Kabupaten Kampar Tahun 2026 yang digelar di Ruang Rapat Rumah Dinas Bupati Kampar pada Ahad (13/9). Pertemuan strategis ini secara khusus memetakan berbagai kebutuhan mendesak di lapangan agar proses pendinginan berjalan cepat dan efektif.

Bupati Ahmad Yuzar menegaskan bahwa capaian hotspot nol harus dikawal ketat agar tidak kembali memicu kemunculan titik api baru. Seluruh komponen pendukung, mulai dari ketersediaan personel, kesiapan peralatan, hingga dukungan operasional, dipetakan secara terperinci. Kebijakan ini sekaligus menjadi bentuk tindak lanjut nyata atas instruksi Presiden Prabowo Subianto agar penanganan Karhutla dilakukan secara cepat, sigap, dan serius.

"Setiap anggaran harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Termasuk untuk penanganan Karhutla, apa yang memang dibutuhkan harus kita siapkan agar penanganannya cepat selesai," tegas Ahmad Yuzar di hadapan para pemangku kepentingan.

Rapat koordinasi strategis ini turut dihadiri oleh para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait serta jajaran Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Kampar. Melalui komitmen bersama ini, Pemkab Kampar bertekad memperkuat koordinasi lintas sektoral guna memastikan seluruh kebutuhan penanganan di lapangan segera ditindaklanjuti demi keselamatan lingkungan dan masyarakat Kampar.

Sumber: mediacenter.kamparkab.go.id

Artikel Terkait